Yayasan Rencanakan Rekayasa Jalur Masuk Bisa Dilalui Mobil

Yayasan Rencanakan Rekayasa Jalur Masuk Bisa Dilalui Mobil

STOPPRESS MP, UNPAR – Sejak libur Natal lalu, rekayasa jalur masuk melalui Kantor Yayasan sudah dapat diakses oleh kendaraan roda dua dan mahasiswa. Meskipun belum dapat diakses mobil, jalur masuk itu rencananya akan diperbesar sehingga dapat dilalui mobil juga.

“Sebetulnya jalan yang dibuat sejak libur Natal itu sudah bisa dipakai. Hanya saya dengar mobil belum bisa lewat tapi kendaraan roda dua dan mahasiswa bisa lewat terutama Fakultas Hukum,” ucap Iwan Supriadi selaku perwakilan Komisi III (Pembangunan) Yayasan saat ditemui di kantor Yayasan pada Rabu (27/1) lalu.

Pria yang juga bekerja di bagian Badan Penggalang Dana Lestari (BPDL) itu juga menjelaskan bahwa  kedepannya jalur itu akan diperbesar agar dapat dilalui mobil. Namun, perbesaran yang akan dilakukan belum dapat dipastikan sebab kantor itu juga akan ditempati oleh Biro Sarana dan Prasarana (BSP). “Nah bagian yang mau dijadikan jalan ini ada kemungkinan diperbesar tapi sisanya (red. Bangunan) akan tetap bertahan,” ucap Iwan. “Saya kurang tahu bagaimana nantinya tapi itu (red. tanggung jawab) diserahkan ke BSP karena BSP sedang membutuhkan ruangan,” tambahnya. (Butuh Ruangan Lagi, BSP Akan Tempati Bekas Kantor Yayasan)

Selain itu, ketika dimintai keterangan mengenai pelebaran jalur masuk itu, E. Bawono selaku kepala BSP mengaku belum dapat memberi jawaban. Menurutnya, karena masih ditempati oleh pihak Yayasan, ia tidak berniat mendahului pihak Yayasan. “Saya belum bisa bicara, BSP masih di sini itu kan masih ada orang Yayasan nanti saya jangan kayak mengatur orang Yayasan,” ucapnya.

Pembangunan jalur itu juga mendapat tanggapan yang positif dari mahasiswa. Hendry mahasiswa Administrasi Bisnis 2015 berkomentar bahwa jalur tersebut diperlukan agar baik mahasiswa maupun truk memiliki jalur tersendiri. Ia juga menambahkan bahwa akan lebih baik lagi jika jalur tersebut dapat segera dilalui motor sehingga jalur mobil dan motor juga dipisahkan. “Jadi bagus dong. Dari pada dicampur, jalur tersebut menjadi solusinya,” ucapnya.

Adapun, sebagai ganti dari pembangunan jalur masuk, kantor Yayasan dipindahkan ke jalan Ciumbuleuit No. 100. Iwan juga memperkirakan pemindahan akan selesai pada 1 Februari mendatang. Pembangunan jalur masuk ini juga dilatarbelakangi adanya keluhan mahasiswa karena sering terjadinya persilangan jalan antara truk pembangunan dan mahasiswa yang akan memasuki kampus.

VINCENT FABIAN THOMAS

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *