Tiga Pertimbangan Utama Menjadi Dasar Terpilihnya Ketua KPU dan Bawaslu

Pelantikan Ketua KPU dan Bawaslu oleh MPM. dok/ PM Unpar.

STOPPRESS, MP –Majelis Perwakilan Masyarakat (MPM) telah melantik Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Koordinator Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada tanggal 26 Januari lalu. Gerits Michael selaku ketua MPM mengaku bahwa, dari banyak pertimbangan, ada tiga hal yang menjadi pertimbangan utama. 

“Ada tiga pertimbangan utama, pre-proposal, presentasi secara keseluruhan dan pengalaman di PM Unpar,” jelas Gerits. Melalui pre-proposal, Gerits mengatakan dapat melihat bagaimana para calon memberikan perhatian, mencurahkan waktu dan ide untuk membuat proposal yang detail dan komprehensif.

“Satu pre-proposal ini membahas tentang apa yang akan dilakukan calon ketika menjadi ketua KPU dan Bawaslu,” jelas Gerits. Isi dari proposal sendiri berupa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, tujuan, latar belakang kegiatan, perkiraan nominal pembiayaan, dan lain-lain.

Pertimbangan kedua adalah presentasi calon terkait pre-proposal. “Jadi yah harus pinter ngomong, harus bisa presentasi,” tambah Gerits.

Selain itu, pengalaman calon ketua dalam PM Unpar menjadi pertimbangan ketiga. Gerits mengaku bahwa beberapa anak MPM mengenal track record kerja calon, yang akhirnya juga menjadi pertimbangan terpilihnya ketua koordinator. “Walaupun parameter ketiga agak subjektif, setidaknya kita tahu pandangan orang yang pernah kerja bareng dia,” jelas Gerits.

Screening Ketua KPU dan Koordinator Bawaslu dilakukan selama satu hari, yakni pada 14 Januari lalu. Screening dibuka dengan presentasi pre-proposal calon, presentasi pre-proposal dan sesi tanya jawab dari panelis dan audiens yang hadir. Panelis sendiri merupakan Ketua KPU dan Bawaslu dari periode lalu, dan mahasiswa dari Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM).

“Kita juga tanya pendapat dari panelis,” tambah Gerits. Selain itu, Gerits mengaku bahwa orang diluar audiens dan panelis juga turut memberikan penilaian terhadap calon. “Balik lagi, yang akhirnya menentukan koordinator adalah MPM,” tutur Gerits.

Sebanyak 2 mahasiswa mendaftar menjadi Ketua KPU. Untuk Koordinator Bawaslu, terdapat satu mahasiswa yang mencalonkan diri.

 

Reidu Tio Christian | Ranessa Nainggolan | Gallus Presiden