Thirteen Night Time 2019: Malam Kebersamaan Akuntansi

Salah satu pengisi acara TNT 2019 pada Sabtu (23/11) lalu. dok/MP

STOPPRESS, MP – Sabtu (23/11) lalu, telah diadakan Thirteen Night Time (TNT) oleh mahasiswa Akuntansi Unpar. Acara yang berada di bawah Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPSA) ditujukan untuk mahasiswa baru Akuntansi 2019 sebagai kegiatan orientasi. Rangkaian acara berjalan di Lapangan Parkir Gedung Rektorat dan dimulai dari pukul 16.30 hingga 24.00 WIB.

Acara tahunan yang mengusung tema Aigatoa ini merupakan acara malam kebersamaan dari prodi akuntansi yang dibawakan dalam bentuk pentas seni. “Target utama dari acara ini mahasiswa akuntansinya sendiri, cuma kita di sini terbuka untuk umum,” jelas Yudea Prabowo, Ketua Pelaksana dari TNT 2019. 

Aigatoa sendiri memiliki arti kekeluargaan yang utuh. Tema ini diusung untuk menonjolkan pesan untuk menciptakan rasa kekeluargaan bagi antar mahasiswa baru atau mahasiswa tingkat atas program studi (prodi) Akuntansi.

Penampilan seni dalam rangkaian acara TNT diprioritaskan untuk mahasiswa Akuntansi 2019 dengan menampilkan pertunjukkan band, perkusi, fashion show, hingga modern dance. “Sisanya ada band-band dari eksternal. Eksternal maksudnya di luar (mahasiswa) akuntansi 2019,” tambah Yudea. 

Penampilan dari eksternal ini meliputi pertunjukkan seni yang ditampilkan oleh mahasiswa Akuntansi 2017, Akuntansi 2018, dan mahasiswa dari prodi lain seperti Ekonomi Pembangunan. Untuk membuat acara ini lebih menarik, panitia mengundang band indie terkemuka di Indonesia Payung Teduh sebagai guest star.

Panitia yang bertugas dalam acara ini merupakan mahasiswa angkatan 2018 dan 2019. “Kalau dari panitia itu, kita bagi jadi kadiv (kepala divisi) dengan staf. Kalau kadivnya itu dari angkatan 18, kalau stafnya itu angkatan 19,” tambah Yudea.

Mercury Amanda, mahasiswa Akuntansi 2019 yang bertugas sebagai staf dalam divisi acara mengatakan acara ini cukup melelahkan namun berkesan. “Struggle­-nya, capek karena kan harus gladi seminggu dua kali, harus latihan terus, itu capek tapi berkesan banget,” jawabnya saat diwawancara.

Panitia juga menyewakan booth bagi mereka yang ingin berjualan makanan di lingkungan acara. Tujuannya agar tidak hanya menyediakan pentas seni saja, tetapi juga menyediakan konsumsi bagi pengunjung yang datang. Selain itu, biaya sewa booth yang didapat juga dapat menjadi pemasukan lain bagi panitia.

Andrea, mahasiswi Hubungan Internasional 2019 yang datang mengaku sangat berkesan dengan penampilan band-band acara ini. “Pilihan lagunya dari awal asik-asik, sumpah,” ujarnya saat diwawancara di tengah-tengah acara.

Panitia berharap dengan adanya acara tahunan seperti ini dapat menjaga hubungan antar sesama mahasiswa akuntansi maupun hubungan dengan mahasiswa prodi lain melalui acara-acara sejenis yang akan dilaksanakan kedepannya. “Harapannya semoga TNT kedepannya semoga akuntansi bisa dekat dengan prodi lain melalui acara lain,” jelas Yudea.

 

Muhammad Rizky, Meliani Susanto, Nathanael Angga, Sekarrayi Junio, Rafi Farhan || Brenda Cynthia

 

*

*

Top