Tantowi Yahya: Internasionalisasi Isu Buat Kasus Papua Semakin Berkembang

NASIONAL, MP – Anggota komisi I DPR dari fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Tantowi Yahya, mengatakan internasionalisasi isu Papua menjadi akar permasalahan baru yang membuat kasus Papua semakin berkembang. Hal ini dikatakannya pada diskusi publik “Resolusi Konflik Melalui Dialog Menuju Papua Tanah Damai” pada Rabu (30/11) lalu di Ruang Audio Visual FISIP Unpar.

Stakeholder-nya ‘Pemangku Kepentingan’ semakin melebar, ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing, bahkan pemerintah asing terlibat,” tambah Tantowi. Tantowi mengatakan internasionalisasi isu yang dibawa oleh United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mencoba membuat impresi dunia bahwa isu utama di Papua bukanlah ketinggalan pembangunan, melainkan pelanggaran HAM.

Internasionalisasi isu ini, tambah Tantowi, mempersulit pemerintah Indonesia dalam menangani kasus ini karena sudah melibatkan pihak – pihak lain.

Dalam pemparan sebelumnya, Tantowi mengakui belum ada langkah kongkrit yang dilakukan pemerintah dalam menangani kasus pelanggaran HAM.

“Pelanggaran HAM adalah titik kelemahan pemerintah Indonesia, belum ada aksi yang kongkrit dan cepat. DPR terus menekan dan mendesak pemerintah untuk bergerak cepat dalam menangani kasus ini.” Dikatakan Tanthowi Yahya saat membahas kasus pelanggaran sebagai salah satu akar konflik Papua.

Diskusi publik berjudul Resolusi Konflik Melalui Dialog Menuju Papua Tanah Damai dihadirkan FISIP UNPAR dan bekerjasama dengan LSM bidang HAM, Imparsial. Selain Al Araf selaku direktur Imparsial, diskusi ini dihadiri perwakilan dari dosen UNPAR, I Nyoman Sudira & Adelbertus Irawan, Otto Nur Abdullah (Komnas HAM), dan Tantowi Yahya (Komisi 1 DPR). Akan tetapi, sebagai diskusi yang membahas Papua, diskusi ini tidak menghadirkan pembicara yang berasal dari Papua.

MIFTAHUL CHOIR | ZICO SITORUS

Related posts

*

*

Top