Tag Archives: maret

Fakultas Ekonomi Unpar Menuntut Reformasi

Aksi Keprihatinan Fakultas Ekonomi Unpar, 13 Mei 1998 Pada Rabu (13/5) pukul 14.00 WIB, para mahasiswa Unpar mengadakan aksi keprihatinan di kampus Fakultas Ekonomi Unpar di jalan Merdeka, Bandung. Aksi ini diadakan secara spontan, tanpa perencanaan terlebih dahulu, dimulai dari depan plaza Fakultas Ekonomi (FE) Unpar. Pada pukul 14.30 WIB, mahasiswa berpindah ke tempat parkir

Penurunan Bendera Setengah Tiang, 9 Mei 1998: Penghormatan Untuk Mozes Gatotkaca

Edisi 9 Mei 1998 Sekitar 30 Mahasiswa berkumpul di depan Gedung Rektorat Unpar pada Sabtu (9/5) siang, menurunkan bendera setengah tiang tanda penghormatan kepada Mozes Gatotkaca yang meninggal di Yogyakarta pada hari Jumat (8/5) lalu. Diawali dengan aksi mengelilingi kampus menggotong replika keranda jenazah sambil menyanyikan “Gugur Bunga” pada pukul 11.30 WIB, para mahasiswa Unpar

Aksi Bersama Untuk Perubahan, 7 Mei 1998: Ada Yang Menyesal Tidak Jadi Bentrok

Edisi 8 Mei 1998 Setelah “libur”satu hari, Mahasiswa Unpar kembali melakukan aksi di kampus Ciumbuleuit (7/5) lalu. Aksi yang dimulai jam10.00 WIB diawali dengan penaikan bendera setengah tiang di depan gedung rektorat. Lalu,acara dilanjutkan dengan beberapa orasi dari mahasiswa dan dosen. Menariknya, semakin banyak mahasiswa dan dosen serta alumni yang turut sumbang suara tentang kenaikan

Aksi Keprihatinan Mahasiswa Unpar, 5 Mei 1998 Diwarnai Luka Luka Ringan Dan Memar

Edisi 5 Mei 1998 Aksi keprihatinan mahasiswa Unpar yang sedianya berlangsung damai, akhirnya pupus ketika harus berhadapan dengan aparat keamanan pada hari Selasa siang Dimulai pada jam 10:00, sekelompok mahasiswa Unpar yang mengatas namakan dirinya Kelompok Untuk Tanah Air-Unpar, menggelar aksi keprihatinan yang kedua kalinya bertempat di parkir depan gedung rektorat.Acara diawali dengan orasi yang

Rektor Unpar Mendukung Aksi

Rektor Unpar dalam orasinya di hadapan massa aksi pada intinya menyatakan dukungannya terhadap aksi mahasiswa Unpar. Namun ia mengharapkan apa yang diperjuangkan mahasiswa jangan diwarnai dengan kekerasan dan tetap rasional. Hal itu ditegaskan kembali dalam keterangannya kepada ParaHyangan. Ia kagum atas apa yang selama ini diperjuangkan mahasiswa, yaitu agar masyarakat secepatnya dientaskan dari kesulitan. “Namun

Masih Ingatkah Kau Mei 15 Tahun Yang Lalu?

Bulan Mei 15 tahun yang lalu ditandai dengan tumbangnya sebuah rezim bernama Orde Baru berganti dengan era reformasi. Momentumnya adalah mundurnya pemimpin Orde Baru sekaligus ‘bapak pembangunan’ H.M Soeharto dari tampuk kepemimpinan, tepat tanggal 21 mei 1998. Era reformasi pun bergulir dengan janji demokrasinya. Demokrasi yang terus diperjuangkan rakyat Indonesia setelah dibungkam oleh doktrin dan

Sempat Timbul Ketegangan

Edisi 26 Maret 1998 Aksi Keprihatinan Unpar, 26 Maret 1998: Sekelompok aktivis Unpar menggelar aksi keprihatinan berupa pementasan jeprut dan pembacaan puisi di plaza GSG. Aksi ini berlangsung singkat di bawah pengawalan ketat anggota Menwa (Resimen Mahasiswa) dan Satpam (Satuan Pengamanan). Sempat pula ada instruksi dari PR III Unpar, Budiwidodo Pangarso, agar aksi ini dibubarkan.

Rektor Unpar, A.P. Sugiarto, SH: “Silahkan Saja Menggelar Mimbar Bebas di Kampus, Asal…”

Edisi 8 Maret 1998 “Silahkan saja menggelar mimbar bebas di kampus, asal mematuhi aturan-aturan kampus dan tidak mengganggu proses perkuliahan…” Demikian yang dilontarkan oleh Rektor Unpar, A.P. Sugiarto, SH di hadapan beberapa mahasiswa dan dosen pada forum dialog hari Rabu (18/3/98) kemarin. Dialog bertempat di aula gedung Fakultas Teknik tersebut berlangsung dari pukul 11:00-13:00 WIB,

Nyaris Turun Ke Jalan

Edisi 17 Maret 1998 Mimbar Bebas Mahasiswa Unpar, 17 Maret 1998 “Maju tak gentar… Membela yang benar…” Nyanyian tersebut mengawali aksi mimbar bebas yang dimulai pukul 10.00 WIB di Unpar Selasa (17/3) lalu. Tak heran, aksi yang awalnya dilakukan belasan mahasiswa mengenakan ikat kepala bertuliskan “Reformasi” tersebut, menarik perhatian setiap mahasiswa yang dilewatinya. Dengan berkeliling

Top