Tag Archives: desember

Yayasan Tegur Kontraktor Masalah Debu dan Becek

Yayasan Tegur Kontraktor Masalah Debu dan Becek

STOPPRESS MP, UNPAR – Akibat dilaksanakannya pembangunan gedung baru PPAG menimbulkan dampak jalan yang berdebu dan becek di sekitar wilayah kampus yang berujung pada keluhan mahasiswa. Menyikapi hal tersebut Yayasan akui seringkali menegur pihak kontraktor.  “Kalau ada mahasiswa yang complain mengenai jalan yang berdebu dan becek maka saya akan tegur kontraktor,” ujar Iwan Supriadi selaku ketua

Yayasan Akan Merekayasa Jalur Masuk Menuju Unpar di Bulan Januari

STOPPRESS MP, UNPAR – Dalam dialog bersama yang diadakan Pihak Yayasan Unpar terkait somasi yang dilayangkan mahasiswa, pihak yayasan menjanjikan akan adanya rekayasa jalur keluar masuk menuju Unpar. Perekayasaan jalur keluar masuk tersebut akan dilaksanakan pada bulan Januari. “Dikarenakan adanya persilangan antara jalur masuknya truk pembangunan dan jalur masuk mahasiswa, kami akan membuat jalur baru menuju

Respon Somasi Mahasiswa, Yayasan Adakan Dialog Mencari Solusi

Setelah dikirimkannya somasi oleh dua mahasiswa hukum 2012, Richard Sianturi dan Leo Pangaribuan, Yayasan Unpar adakan diskusi terkait pembangunan Pusat Pembelajaran Arntz-Geisse (PPAG). Diskusi tersebut dilaksanakan untuk mencari solusi dari keluh kesah mahasiswa saat dilaksanakannya pembangunan. Dialog diadakan pada Jumat (4/12) di Gedung Rektorat Lantai 2. Iwan Supriadi selaku Ketua Yayasan mengungkapkan perasaannya saat dua

Seorang Pengawas Ujian Beri Perlakuan Kasar Pada Mahasiswa

STOPPRESS MP, UNPAR – Andrian Dharmawan (HI 2013) mendapat perlakuan kasar dari Mohammad Hasbi Maarif selaku pengawas ujian ruang 10207 seusai ujian Kewarganegaraan pada Jumat (11/12) lalu. Perlakuan kasar ini sendiri dipicu oleh protes Andrian mengenai ketidaksesuaian antara waktu yang ditetapkan oleh pengawas dengan waktu yang tercantum dalam keterangan soal. “Saat di luar kelas, saya kembali

Seandainya Saya Orang Papua

Kemerdekaan tentu selalu menjadi dambaan setiap orang. Tidak terkecuali semua orang ingin menentukan nasibnya sendiri tanpa paksaan dan ancaman dari pihak manapun. Hal yang sama juga dialami oleh sejumlah mahasiswa asal Papua yang turut menyeruakan hal sama. Tepatnya, pada Selasa 1 Desember 2015, sejumlah mahasiswa asal Papua menggelar aksi di bundaran Hotel Indonesia. Awalnya, sekitar

Top
Atur Size