Bandung Raya Terapkan PSBB Mulai 22 April

Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang telah sepakat akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April mendatang. Langkah ini disepakati setelah koordinasi antar Pemerintah Daerah dengan Ridwan kamil selaku Gubernur Jawa Barat.

Pengajuan PSBB ini akan dilakukan besok (16/4) kamis oleh para kepala daerah. Jika disetujui oleh Menteri Terawan, program ini akan efektif berlaku pada jam 00.00, tanggal 22 April 2020.

Inisiatif ini diberlakukan mengingat tren korban yang semakin meningkat di daerah Bandung dan sekitarnya, ujar Oded, Walikota Bandung. Sebelumnya memang Kota Bandung dan Kabupaten Bandung telah lama termasuk dalam zona merah penyebaran COVID-19. Himbauan social distancing sudah dilakukan sejak bulan lalu, meskipun tidak semua masyarakat menurut. Hal ini semakin memperparah penyebaran wabah di kalangan warga.

Di Jawa Barat sendiri, masyarakat dapat memantau perkembangan informasi mengenai COVID-19 di situs Pikobar. Di situs tersebut terdapat keterangan mengenai jumlah ODP, PDP, dan pasien positif, sebaran aksus, rumah sakit rujukan terdekat, langkah praktis pencegahan penyebaran virus, dan dokumen-dokumen resmi pemerintahan terkait. Situs yang sama menyebutkan bahwa per tanggal 14 April, terdapat 540 pasien positif, 1.430 PDP, dan 12.878 ODP.

Ridwan Kamil juga memerintahkan para kepala daerah di Bandung Raya yang akan segera diberlakukan PSBB agar mempersiapkan jejaring pengamaan sosial bagi warga yang akan terdampak oleh pembatasan aktivitas sosial ini. Aktivitas warga, utamanya mereka yang memiliki mata pencaharian dari lini komersil memang sangat dirugikan akibat pandemi global ini, dengan terjadinya kontraksi ekonomi dan PHK besar-besaran.

Naufal Hanif, Ilmor Mahardika

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *