Debat Cakahim Teknik Kimia: Himpunan Adalah Wadah Bagi Mahasiswa, bukan Dosen

STOPPRESS MP UNPAR, — Pada debat calon ketua himpunan (cakahim) Teknik Kima yang belangsung Senin (17/4), seorang penonton bertanya perihal mengatasi kebijakan fakultas yang cenderung lebih merugikan mahasiswa berikut bagaimana mereka akan membawa himpunan tersebut kedepannya. Bilamana mereka akan mengikuti keinginan fakultas/dosen atau mengikuti keinginan mahasiswa.

Jawaban ketiga calon memiliki inti yang sama, yaitu himpunan akan dijalankan sesuai dengan keinginan mahasiswa.  “Sesuai dengan fungsinya, himpunan adalah wadah untuk mahasiswa. Jadi tentu saja himpunan akan dijalankan mengikuti keinginan mahasiswa, bukan dosen,” ujar Jamie Wijaya Halim selaku Calon Ketua Himpunan Teknik Kimia nomor urut 2.

Dalam kesempatan lain Jamie juga menegaskan sikapnya bahwa untuk mencapai dialog, pendapat mahasiswa harus diperhitungkan oleh dosen. Disamping itu, ia juga menganggap perbedaan pendapat antara mahasiswa dengan dosen tidak berarti serta merta merusak hubungan dosen dan mahasiswa, tetapi menegaskan bahwa sebagai akademisi tidak boleh takut kritik, kesetaraan, dan keadilan.

Calon nomor urut 3, Derrin AL mengatakan bahwa himpunan tidak boleh mengikuti semua keinginan fakultas/dosen. Harus ada koordinasi dan diskusi terlebih dahulu sebelum keinginan atau aspirasi tersebut bisa dilaksanakan. Karena ketika ada aspirasi yang ditolak oleh dosen tanpa sebab, tetapi banyak mahasiswa yang mendukungnya, maka aspirasi mahasiswa haruslah diperjuangkan.

Sedangkan calon nomor urut pertama, Nikolas Anggadjaja menjabarkan bahwa himpunan merupakan bagian dari Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar, di mana PM Unpar adalah organisasi berbasis mahasiswa. Jadi tentu saja himpunan harus dijalankan berdasarkan keinginan mahasiswa.

“Untuk itu kita harus bisa menyampaikan aspirasi mahasiswa dengan baik kepada dosen. Penyampaian aspirasi yang baik akan bisa dimengerti dosen sehingga kebutuhan mahasisawa bisa terpenuhi,” lanjut Derrin AL.

Selain itu, dari penjabaran ketiganya didapatkan bahwa hubungan yang baik antara dosen/fakultas dengan himpunan akan mempermudah pencapaian aspirasi mahasiswa. Diskusi, koordinasi, dan percakapan panjang antar kedua belah pihak harus bisa dilaksanakan demi mendapatkan titik terang dari keinginan keduanya.

Mahasiswa harus berani untuk menerima pendapat dosen, dan dosen harus berani menerima untuk disetarakan pendapatnya dengan mahasiswa. Himpunan harus bisa menjadi penengah antara mahasiswa dengan fakultas.

NISA H.A.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *