Tiga Kali Bertemu, Unpar Belum Beri Jawaban Mengenai Bantuan Kepada Pemilik Mobil yang Hancur

STOPPRESS MP UNPAR, —Salah satu pemilik mobil yang tertimpa pohon di Stupa (Student Parking) pada Kamis (23/3) lalu masih menantikan jawaban dari pihak Biro Umum dan Teknik (BUT). Setelah tiga kali berusaha menemui pihak BUT, resolusi mengenai bantuan atau bentuk tanggung jawab yang akan diberikan pihak kampus belum juga memperoleh kejelasan.

“Harusnya sebagai pihak yang mengelola harusnya ya bertanggung jawab. Mobil ketimpa pohon dipinggir jalan aja diganti sama pemerintah, masa ini parkir di wilayah resmi gak ada bentuk tanggung jawabnya,” ucap Juniarto Andhika (TI 2014) akrab disapa Juni selaku pemilik mobil yang tertimpa pohon di Stupa.

Hal itu diucapkan Juni menanggapi proses penangangan dari pihak Unpar yang lamban. Juni mengaku kecewa dengan hal tersebut. Menurutnya, pihak Unpar memang seharusnya bertanggung jawab atas kejadian ini karena lokasi kejadian berada di wilayah resmi Unpar.

Sebelumnya, pada Jumat (7/4) lalu, Juni menemui Ignasius Susanto selaku Kepala Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban (K3) terhitung sebagai pertemuan ketiga dengan pihak BUT. “Pihak unpar mencoba membantu, tapi tadi saya ketemu lagi katanya belum disampaikan ke pihak yayasan,” kata Juni saat diwawancarai pada hari yang sama pertemuan ketiga dilakukan.

Sebelumnya, Juni sudah bertemu dengan Santo dan Roni Sugiarto selaku kepala BUT. Pada pertemuan itu, Juni diajak bertemu dengan pihak kampus yang diwakili oleh Santo dan Roni hari Sabtu (25/3) bersama kedua orang tuanya.

Pada pertemuan pertama, Juni bertemu Santo di tempat kejadian perkara, saat itu Juni langsung diajak ke kantor BUT untuk berdialog lebih lanjut. “Pas ketemu pertama kali diminta nomor kontak nanti katanya bakal didiskusiin sama yayasan,” kata Juni.

Selain itu, pada kapasitasnya sebagai vendor parkir terpilih, pihak EZ parking tidak akan memberikan bantuan atau ganti rugi dalam bentuk apa pun. Menurut keterangan Juni, pihak EZ memang tidak bertanggung jawab terkait bencana alam.

Juni merupakan salah satu mahasiswa pemilik mobil yang terkena pohon tumbang di Student Parking (stupa) pada Kamis (23/03).  Kejadian ini diduga karena pohon berakar pada dinding bata di sekitar pohon. Akibatnya akar pohon yang tertanam menjadi pendek sehingga tidak kuat menahan beban yang dipikul oleh pohon.

Saat dimintai keterangan mengenai pembahasan bantuan atau tanggung jawab pihak kampus, Santo selaku kepala K3 tidak bersedia memberi keterangan. Ia mengarahkan untuk menanyakannnya langsung ke Kepala BUT. “Wawancaranya sama Pak Roni saja,” ucapnya saat ditemui Rabu (29/3) lalu. Adapun, Roni selaku kepala BUT belum dapat ditemui oleh reporter Media Parahyangan.

(Baca juga : Kronologis Tumbangnya Pohon di Stupa yang Menimpa Mobil Mahasiswa)

BELLA DEWANTI | VINCENT FABIAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *