Akhiri Kerjasama Selama 10 Tahun, UNPAR Ganti Jasa Layanan Parkir

STOPPRESS MP, UNPAR – Per tanggal 1 Februari 2017, Unpar resmi akhiri 10 tahun kerjasama dengan Secure Parking dan menggantinya dengan EZ Parking. Tidak meningkatnya kualitas pelayanan dan kinerja yang buruk menjadi alasan Unpar mengganti jasa layanan parkirnya.

Ditemui di ruangannya di gedung Biro Umum Teknik (BUT) pada Selasa (31/01). Kepala Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban (K3) Ignasius Susanto mengatakan bahwa, selama sepuluh tahun bekerjasama Secure Parking dianggap tidak menunjukkan adanya peningkatan kualitas dan selama ini kinerja yang diberikan oleh karyawan perusahaan parkir asal Australia itu dinilai buruk.

“Kami bekerjasama dengan PT. Anugerah Bina Karya dalam jasa pelayanan parkir di kampus, nama merek dagangnya adalah EZ Parking,” ujar Santo. Dalam proses pembuatan perjanjian kerjasama tersebut, Unpar menggunakan sistem tender yang pada akhirnya memutuskan EZ Parking sebagai jasa layanan parkir yang baru.

Mengenai rencana peggantian Secure Parking, Orpha Jane selaku Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Sumber Daya mengatakan bahwa pihaknya sudah lama memiliki gagasan untuk mengganti jasa layanan parkir. “Saya yang minta ke dari kepala BSP yang lama. Jadi sekarang sejak awal saya dorong. Kenapa ? karena saya merasa kualitas layanannya sangat rendah,” ucap Jane saat diwawacarai MP pada November 2016 lalu.

Terkait layanan Secure Parking, Jane mengungkapkan bahwa terdapat suatu masalah yang ia anggap bukan lagi sebuah isu yaitu mengenai preman yang diperkerjakan oleh secure parking. Salah satu hal yang juga dititikberatkan oleh Jane yaitu sistem valet. Menurutnya, secure parking melalui sistem valet, mengakomodasi preman. Meskipun demikian, Jane mengakui bahwa memperkerjakan tenaga kerja sekitar UNPAR saya tidak sepenuhnya buruk, tetapi ia mengharuskan adanya kontrol dan tanggung jawab dari pihak vendor.

“Maka saya bilang ‘Ganti aja deh’, ‘kontribusi’ mereka terhadap kita gak terlalu besar. Meskipun itu bukan hal yang utama. Saya pikir ya layanannya yang tidak terlalu maksimal atau berkualitas,” ucapnya.

Penggantian jasa layanan parkir tersebut menghasilkan beberapa perubahan seperti tarif kendaraan bermotor yang per tanggal 1 Februari akan mengalami kenaikan. Adapun tarif parkir tersebut mengalami kenaikan menjadi Rp 2.000 untuk motor, dan Rp 10.000 untuk mobil.

Adapun, tentang kapasitas lahan parkir yang tersedia di Unpar Santo mengatakan bahwa ketersediaan lahan parkir memang sedang berkurang. Menurutnya, solusi yang kini dianjurkan yaitu membiasakan diri berjalan kaki ke kampus bila jarak tempat tinggal dengan kampus dekat atau menggunakan kendaraan umum.

GALING GANESWORO | VINCENT FABIAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *