Kekurangan Lahan, Pendapatan Bulanan Secure Parking Mulai Alami Penurunan

STOPPRESS MP, UNPAR –Berkurangnya lahan parkir turut menyebabkan turunnya pendapatan bulanan Secure Parking. Fakta tersebut didapat dari perbandingan pendapatan Secure Parking di bulan September tahun 2015 dengan  tahun 2016. Penurunan pendapatan Secure Parking pada bulan tersebut dapat dikatakan signifikan, yaitu di sekitar angka 50 juta Rupiah.

”September tahun lalu (red. 2015) pendapatan Secure Parking di Unpar sebesar 165 juta rupiah, tahun ini (red. 2016) hanya 112 juta rupiah,” tutur Rudi selaku Car Parking Manager saat diwawancara oleh reporter Media Parahyangan hari Kamis (6/10).

Lebih rincinya, berkurangnya lahan parkir tersebut disebabkan oleh ditutupnya sejumlah lahan parkir.  Penutupan itu meliputi parkiran rektorat dan alih fungsi lahan parkir di B2 gedung 9 yang saat ini difungsikan menjadi laboratorium Fakultas Teknik Unpar. (Baca juga : Parkiran Rektorat Dialihfungsikan Menjadi Lahan Hijau)

Rudi menuturkan bahwa perbandingan pemasukan uang parkir tersebut dapat dikatakan drastis. Di awal tahun 2016 seperti misalnya bulan Februari, pemasukan uang parkir masih tergolong normal (di atas 120 juta rupiah). “Jadi mulai September 2016 ketika sejumlah space tidak boleh dipakai untuk parkir, di situlah income mulai menurun,” ucap Rudi. (Baca juga : Jelang Pembangunan Tahap II, Lahan Parkir Semakin Berkurang)

Berkaitan dengan hal di atas, turunnya pemasukan juga turut diperparah dengan pekan-pekan tertentu ketika parkiran cenderung lebih sepi. Rudi mencontohkan seperti apa yang terjadi pada bulan Oktober 2016. Biasanya saat pekan-pekan ujian, jumlah motor yang parkir bisa mencapai 2000 motor, tetapi di bulan Oktober tahun 2016 hanya berada dikisaran 1000 motor.

Selain itu, Rudi juga menambahkan bahwa penurunan pendapatan juga disebabkan oleh tidak naiknya tarif parkir di saat Upah Minimum Regional (UMR) untuk karyawan parkir naik di tahun 2015. Akibatnya, guna menjaga imbas dari runtutan kejadian tersebut, Rudi menuturkan pihaknya melakukan peliburan karyawan untuk menghemat anggaran Sumber Daya Manusia (SDM).

Adapun ketika dimintai keterangan mengenai hal ini, Orpha Jane selaku Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Sumber Daya belum dapat ditemui reporter Media Parahyangan sejak 18 Oktober lalu.

SHAQUILE NORMAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *