Setelah 9 Tahun, UNPAR Ganti Jasa Pengamanan

STOPPRESS MP, UNPAR – Per tanggal 1 Oktober, Unpar mengganti pihak Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP). Pergantian itu disebabkan lantaran setelah 9 tahun berlalu, kinerja Nusantara Satria Agung (NSA) 911 dianggap telah menurun. Kontrak perjanjian yang berakhir pada 30 September itu pun digantikan oleh Garda Utama Arthadarma (GUA).

“Menurut para pemimpin Unpar, kinerja NSA 911 dalam hal pelayanan telah menurun dan pada bulan April lalu pun para pemimpin Unpar telah meminta yang mereka untuk memperbaiki kinerja,” ujar Ignatius Susanto selaku Kepala Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban (K3) saat ditemui di ruangan Biro Sarana Prasarana (BSP) pada Kamis (6/10) lalu.

Setelah sembilan tahun bekerjasama dengan NSA 911, pada 1 Oktober 2016, Unpar resmi berpindah BUJP ke GUA. Santo pun menjelaskan bahwa jasa pengamanan yang telah ada dianggap butuh “penyegaran”. “Kami memilih GUA karena program kerjanya kami telah tinjau dan memang lebih baik,” ucapnya.

Terkait detail gambaran umum program kerja GUA, Santo mengaku tidak ingin memberi keterangan. “Untuk detail dan pertimbangan tidak bisa kami bicarakan,” jelas Santo.

Selain itu, Jeffrey Christian selaku supervisor GUA pun menuturkan GUA masih menggunakan sebesar 65% personil lama. Ia menjelaskan bahwa sejumlah personil keamanan masih diberikan kesempatan apakah mereka akan bergabung dengan jasa keamanan yang baru atau tidak. Bagi mereka yang mau bergabung, personil keamanan tersebut akan melalui tes sebanyak penyaringan 2x yaitu administrasi dan kemampuan security dasar.

Salah satu dari personil keamanan yang masih bertahan adalah Satrio Wibowo. Ia menuturkan setelah mengikuti proses dari pendaftaran, tes, dan screening hingga praktik kerja lapangan, ia merasakan hal yang positif dan baik dibanding sebelumnya.

Mengenai kendala yang dihadapi GUA di masa-masa awal beroperasi, Jeffrey menuturkan beberapa hal seperti teknik berkomunikasi. Menurutnya, kendala itu disebabkan setiap personil harus mulai hafal satu per satu anggota dan pimpinan staff berikut tata cara keamanan yang sudah dilaksanakan.

Adapun, dalam proses perubahan jasa keamanan, Unpar menggunakan sistem tender. Beberapa vendor yang mengikuti tender, yaitu Garda Utama Arthadarma (GUA), Sen Intel, Garda Utama dan NSA 911. Melalui rapat pimpinan Unpar, Garda Utama Arthadarma dinyatakan sebagai pemenang tender.

TANYA LEE

Share

One thought on “Setelah 9 Tahun, UNPAR Ganti Jasa Pengamanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *