Beberapa UKM Keluhkan Lambatnya Pencairan Dana Kegiatan Mahasiswa

STOPPRESS MP, UNPAR – Beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) mengeluhkan lambatnya proses pencairan dana kegiatan mahasiswa (DKM). Akibat lambatnya pencairan itu tidak sedikit UKM yang terpaksa menggunakan dana masing-masing untuk membiayai kegiatan mereka.

“Kita membiayai kegiatan pake duit sendiri. Gua jujur sempat kecewa soalnya dananya tuh harus dibayar pake dana kuliah sendiri,” ucap Anindina Annisa P. (Hubungan Internasional 2012) selaku ketua UKM Jujitsu saat ditemui pada Senin (2/11) lalu di Co-op Space.

Keluhan Anindina tersebut dilatarbelakangi macetnya pencairan DKM yang terjadi baru-baru ini. Berdasarkan keterangan Gunawan selaku Kepala Bagian Pembinaan Mahasiswa Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), macetnya pencairan DKM disebabkan adanya Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan UKM yang terlambat diserahkan dari tenggat waktu sehingga sistem keuangan terkunci. Akibat dari terkuncinya sistem, sejumlah pengajuan pencairan dana tidak bisa diproses. “Tapi sayang banget kalau satu LPJ macet, semua kena. Kalau LPJ satu macet ya UKM itu aja yang macet,” tambahnya. (Baca: Pencairan DKM Lambat, BKA Himbau Pengumpulan LPJ Dilakukan Tepat Waktu)

Selain itu, Dwiki Narendra (Akuntansi 2012) selaku Ketua UKM Korps Tenaga Sukarela (Korgala) pun juga mengeluhkan hal serupa. Ia menjelaskan bahwa ia sempat mengalami kesulitan saat membutuhkan dana di hari-H tetapi baru diberikan di H+10. Hal ini membuat beberapa UKM seringkali harus mengeluarkan uang kas, bahkan  harus berhutang.

Terkait kebijakan penguncian itu, Anindina juga mempermasalahkan kurangnya transparansi kebijakan maupun keuangan terutama dari pihak Biro Keuangan. “Justru kalau mereka tidak mau kasih keterangan ya timbul prasangka yang jelek-jelek,” ucapnya. Hal senada juga diucapkan Dwiki. Menurutnya, dengan tidak ada transparansi, ia pun mengaku kesulitan mengetahui UKM yang terhambat di LPJ sehingga dapat dibantu. “Kalau kita tahu pun pasti bakal kita bantuin menyelasikan LPJ-nya tapi dari BKA atau Biro Keuangan sendiri gak ada transparansi tentang UKM yang berkaitan,” ucapnya.

VINCENT FABIAN THOMAS

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *