Sesi 3 Persada 2015 Membahas Potensi dan Peran Pemuda Indonesia

STOPPRESS MP, UNPAR  Sesi terakhir Peringatan Sumpah Pemuda (Persada) 2015 menekankan potensi dan peran yang dimiliki pemuda Indonesia di garda terdepan bangsa. Sebagai generasi muda sudah diharapkan memiliki kesadaran dan daya juang yang tinggi untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

“Indonesia butuh pemuda yang cerdas dan peduli, bukan yang pintar tak peduli, tak pintar tapi peduli, apalagi tak pintar dan tak peduli,” ujar Ridwan Kamil atau akrab dipanggil kang Emil selaku Walikota Bandung  saat sesi 3 seminar tengah berlangsung pada Senin (26/10) lalu. Menurutnya, pemuda yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah pemuda yang pintar dan juga peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kang Emil juga melanjutkan bahwa pemuda Indonesia harus menjadi pemuda yang mandiri terlebih dahulu sebelum terjun ke dunia politik. Tujuannya agar mereka tidak mencari uang dari dunia politik yang mereka geluti sehingga terhindar dari korupsi. “Pemuda harus mandiri agar tidak lagi mengharapkan uang dari keterlibatannya dalam dunia politik,” tegas pendiri komunitas Bandung Berkebun itu.

Selain Kang Emil, Andiri Rizki (pendiri Yayasan Pemimpin Anak Bangsa) juga berbagi pengalamannya terkait peran pemuda. Ia menjelaskan bahwa pemuda Indonesia sebenarnya mampu melakukan perubahan meskipun dimulai dari hal kecil. “Bukan seberapa pintar, tetapi seberapa besar tindakan yang dilakukan,” ujar Rizki. Hal senada juga diutarakan oleh Mantan putri Indonesia 2008, Zivanna Letisha. Menurutnya, perubahan yang dilakukan pemuda dimulai dari diri sendiri dulu baru ke cangkupan yang lebih luas.

Seminar Persada merupakan salah satu dari rangkaian acara yang digelar oleh Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) Unpar dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Bertempat di Gedung Serba Guna Kota Bandung, seminar itu terbagi menjadi tiga sesi yang dihadiri sejumlah pembicara lainnya.

Jamie Wijaya /Vincent Fabian

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *