Tim Penulis Buku Quo Vadis Kemahasiswaan Unpar Berasal Dari Mahasiswa

STOPPRESS MP, UNPAR Setidaknya lebih dari lima belas mahasiswa menyumbangkan tulisannya dalam penulisan buku Quo Vadis Kemahasiswaan Unpar. Adapun sebagian besar tim bertugas dalam proses penyusunan dan percetakan buku ini adalah mahasiswa hukum.

“Untuk saat ini, mereka yang bekerja intens dalam proses pembuatan buku  ini sebagian besar dari Fakultas Hukum.” ,ujar Christopher Gunawan selaku penanggung jawab. “Sedangkan untuk fakultas lain, kami telah meminta mereka menyumbangkan tulisan-tulisannya.” ,tambahnya.

Christopher juga menjelaskan bahwa mereka yang menyumbangkan tulisannya itu yang sudah memiliki pengalaman berorganisasi di kemahasiswaan. Mereka yang berpartisipasi terdiri dari perwakilan MPM (Majelis Persatuan Mahasiswa), LKM (Lembaga Keperesidenan Mahasiswa), UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), himpunan program studi, komunitas, dan beberapa alumni yang pernah aktif dalam kemahasiswaan. “ Istilahnya kita di sini dengan nama kemahasiswaan berarti orang-orang yang terlibat pernah aktif dan bekerja untuk kemahasiswaan di Unpar.” ,jelasnya.

Pius Sugeng selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menyambut baik ide penulisan buku ini. “Saya pikir baik sekali ketika mahasiswa mempunyai gagasan atau ide dari refleksi dan analisis dari hasil pengalamannya. Dari sana, hal itu akan menjadi masukkan yang sangat berarti bagi institusi dan baiknya lagi terdokumentasi secara tertulis,” terangnya.

VINCENT FABIAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *