Sebelum Dikelola Staff Lapangan, Valet Sempat Dikelola Perusahaan Legong

Box parkir secureparking Unpar. Dok/MP Box parkir secureparking Unpar. Dok/MP

STOPPRES MP, UNPAR – Pihak Secure Parking menjelaskan bahwa titip kunci telah lama ada di Unpar bahkan sebelum Secure Parking hadir. Sempat melalui perusahaan valet parking bernama Legong, kini titip kunci dikelola langsung oleh staff lapangan. Kini, staff lapangan juga telah menanggalkan istilah valet dan menggantinya dengan titip kunci sebab banyak perbedaan,

“Dulu dari zaman adanya parkir, titip kunci sudah berlaku. Jangankan di dalam Unpar, di lahan parkir pinggir jalan pun ada. Ada hubungan emosional mahasiswa dengan petugas untuk saling percaya,” ucap Agres Sukarta selaku supervisor Secure Parking saat ditemui MP pada Senin (10/10) lalu di basement Gedung 9 Unpar.

Agres menjelaskan bahwa titip kunci telah ada bahkan sebelum Unpar mengalami permasalahan parkir bahkan ketika pembangunan Gedung 10 tengah berlangsung. Akibat pembangunan gedung itu, Unpar kemudian menyewa lahan parkir di Bukit Tunggul, Ranca Bentang. Penyewaan lahan parker tersebut bertujuan agar tidak ada mahasiswa Unpar yang parkir di pinggir jalan dan tidak mengganggu aktivitas proyek Gedung 10.

Tidak lama setelah pembangunan Gedung 10 selesai, Unpar mengadakan kerjasama dengan Secure Parking. Saat itu, Secure Parking bekerjasama dengan perusahaan valet parking  bernama Legong. Kehadiran Legong di Unpar pun memiliki MOU dengan secure parking untuk ikut mengurus perpakiran di Unpar.

Dengan diketahui Biro Sarana dan Prasarana dan Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Legong hadir satu paket bersama Secure Parking. “Unpar tanpa harus mengetahui pun tidak terlalu bermasalah karena udah satu paket,” ucap Agres. Meskipun satu paket bersama Secure Parking, Legong memiliki lahan parkir tersendiri, yakni lahan di depan gedung rektorat yang dikhususkan untuk valet parking.

Namun, Agres menambahkan, Legong kemudian melepaskan diri dari Unpar karena ketidakefektifannya dalam mengantisipasi valet parking di Unpar. Selanjutnya, Agres menuturkan pihak Secure Parking lalu membuat kesepakatan baru untuk pengelolaan titip kunci. (Baca juga : Simpang Siur Aturan Titip Kunci)

Menurut Rudi Sucipto selaku Cark Park Manager, kesepakatan pengelolaan titip kunci tertuang dalam Local Operational Procedure (LOP) periode 2011. LOP itu dibuat bersama kepala Biro Sarana dan Prasarana (BSP) dan diketahui juga oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya yang waktu itu menjabat.

“Nih ada (red. poin 1.6 dalam LOP) memungut uang titip kunci sesuai yang telah ditentukan. Dulu, bersama Bawono (red. mantan Ketua BSP), titip kunci digodok lama dan dituangkan ke dalam LOP,” ucapnya. Terkait LOP itu, Rudi mengaku LOP itu masih digunakan hingga sekarang.

Terkait perbedaan valet parking dan titip kunci Agres kembali menjelaskan bahwa keduanya berbeda dalam pelayanan, tempat, dan tarif. Pada titip kunci, selain tidak memiliki tempat tetap seperti valet parking, tarif yang dibayarkan hanya Rp 5.000. Pada pelayanan, Agres menjelaskan bahwa mahasiswa tidak dipaksa ikut valet parking seperti pada Legong, tetapi mahasiswa justru yang menitipkan kuncinya pada petugas.

VINCENT FABIAN

Penulis

Related posts

*

*

Top
Atur Size