Saat Uji Publik Cakahim HMPSA Berujung pada Diskusi Terbuka

Suasana uji publik calon Ketua HMPSA saat Kamis (7/11). dok/MP

STOPPRESS, MP – Kamis (7/11), telah diadakan uji publik calon Ketua Himpunan Program Studi Akuntansi (HMPSA). Uji publik berlangsung di rooftop Gedung 10 dan dimulai pada pukul 20.00 WIB. Adapun uji publik ini dihadiri oleh kurang lebih 30 orang. 

Uji publik dilakukan untuk menguji calon tunggal tersebut, yaitu Nicholas Adriyan Rivaldo, mahasiswa Akuntansi 2017 yang juga sebelumnya menjabat sebagai Ketua HMPSA periode 2019 kemarin.  Nicholas kembali maju sebagai cakahim dengan visi yang sama pada masa jabatan sebelumnya, yaitu “Mewujudkan HMPSA sebagai wadah penghimpun mahasiswa Program Sarjana Akuntansi untuk bersinergi agar tercipta pribadi yang unggul, bermartabat, berbudi luhur, dan bertanggung jawab dalam bidang akademik dan non-akademik.”

Pertanyaan kemudian ditujukan kepada Nicholas mengenai tujuan dan pengembangan yang dilakukan oleh Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) HMPSA. Nicholas menjelaskan bahwa Departemen Litbang memiliki tujuan untuk mengevaluasi empat hal dalam HMPSA: leading, planning, controling, dan organizing. Ia mengakui bahwa masih terdapat kekurangan perihal planning dan controling; inilah hal yang ia rasa perlu dievaluasi kembali.

Selain Departemen Penelitian dan Pengembangan, seorang mahasiswa memberikan pertanyaan seputar cara Nicholas menyatukan satu angkatan dalam rangka meningkatkan soft skill. “Learning by doing” menjadi cara yang ia wacanakan untuk mengatasi masalah tersebut.  Tidak hanya soft skill, koneksi dalam angkatan pun juga disinggung sesaat oleh mahasiswa lainnya.

Seiring berjalannya waktu, uji publik perlahan berubah menjadi diskusi terbuka antara cakahim HMPSA dengan mahasiswa Akuntansi yang datang pada malam itu. Beberapa mahasiswa Akuntansi mengutarakan pendapatnya mengenai solidaritas antar-angkatan dan kurangnya kedekatan dalam praktik sehari-hari. Nicholas, sebagai calon, pun akhirnya duduk dan mendengarkan pendapat-pendapat mahasiswa Akuntansi serta menyampaikan opininya sendiri mengenai kedekatan itu. 

Debat sempat terhenti  dikarenakan ketidaktahuan mahasiswa mengenai alur dari debat. “Ini balik lagi dikembalikan ke jurusan masing-masing. Kami sebagai KPU hanya menyediakan wadah, untuk teknis selanjutnya tergantung ke bagaimana kebijakan masing-masing jurusan,” ujar Kevin Tarigan selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Fakultas Ekonomi (FE) saat menjelaskan perihal alur debat. Akhirnya diskusi terbuka dan sharing antar angkatan dengan cakahim pun berlanjut hingga pukul 23.00 WIB. 

 

Alfonsus Ganendra, Hanna Fernandus, Harjuno Aditia || Brenda Cynthia

Related posts

*

*

Top