Refresh KKBM, Membasmi Stigma “Koperasi Itu Kuno”

Refresh KKBM, Membasmi Stigma “Koperasi Itu Kuno”

STOPPRESS MP, UNPAR –, Koperasi Besar Mahasiswa (KKBM) UNPAR mengadakan relaunching KKBM bertema Refresh di Co-Op Space pada Jumat (11/11) lalu untuk mengenalkan suasana Co-Op Space yang baru. Selain untuk memperkenalkan suasana baru Co-Op Space dan memperkenalkan KKBM sendiri, acara itu juga ditujukan perlawanan terhadap stigma “koperasi itu kuno”.

“Untuk menghilangkan stigma koperasi itu kuno membosankan dibuatlah REFRESH untuk menyegarkan otak-otak untuk pikiran yang baru,” ujar Angga (Hubungan Internasional 2013) selaku ketua KKBM UNPAR ketika ditemui di Co-Op Space seusai acara.

Angga mengaku untuk melawan stigma tersebut dan menyebarkan pemikiran baru. bahwa koperasi adalah hal yang menyenangkan. Hal itu tergambar ketika KKBM menyelenggarakan banyak event, seperti acara refresh, diskusi, konser musik, menampilkan video, nonton film bersama (nobar), screening film. Tidak hanya itu, KKBM juga memiliki label rekaman yang bekerjasama dengan Sorge dan sudah memproduksi album band seperti Banda Neira, dan lainnya.

Selain menyelanggarakan event, KKMB juga sebagai wadah bagi mahasiswa yang ingin berwirausaha seperti unit usaha kopi di Co-Op Space yaitu Sorge Cofee. Angga mengaku bahwa itu adalah salah satu bentuk gagasan dan kreatif anggota koperasi.  “Sebenarnya gambling, tapi selama itu positif ya kita fasilitasi,” ujar Angga.

“Harapannya orang-orang yang datang ke acara dapat menyebarkan ke kawan-kawan bahwa koperasi itu tidak membosankan dan kuno,” ujar Angga.

Selain itu, Relaunching Co-Op Space yang diadakan dilengkapi dengan adanya pergantian meja dan kursi dan  unit-unit usaha baru seperti Nasi Goreng Kebuli, Samporono dan Roti Bokir. “Prosesnya udah dari awal semester, tapi baru kesempatan relaunching sekarang,” ujar Angga (Hubungan Internasional 2013), selaku ketua KKBM UNPAR ketika ditemui di Co-Op Space pada hari Jumat (11/11).

Renovasi Co-Space sendiri sudah dimulai dari Oktober sampai minggu lalu. Angga mengaku ide dari suasana baru Co-Op Space berangkat dari hasil evaluasi Co-Op Space unit lama, dengan inovasi baru, menjadikan Co-Op Space lebih maksimal. “Nanti ada penambahan fungsi ruang seperti membuat perpustakaan mini, renovasi minor seperti penambahan lampu,” ujar Angga.

Bagian kanan Co-Op Space mengalami renovasi seperti kantin dulu yang hanya buka pada siang hari, dirombak menjadi bentukan rumah padang tetapi dengan model yang lebih cafeteria yang disebut Samporono. Samporono sendiri adalah unit usaha terbaru di Co-Op Space. “Harapan ke depannya, setelah acara ini, mahasiswa bisa dapat lebih menggunakan tempat ini untuk kegiatan mereka,” ujar Angga.

RANESSA NAINGGOLAN | VINCENT FABIAN

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *