PUPM Hari I: Server Down, Pemilu Baru Efektif Dilakukan pada Pukul 14.00

Suasana PUPM hari pertama di TPS SC Teknik. dok/MP.

STOPPRESS, MP – Pemilu untuk memilih PM Unpar dilaksanakan pada hari Kamis (02/05) hingga Jumat (03/05). Proses berjalannya PUPM Unpar yang menggunakan sistem e-voting pada hari pertama terganggu akibat down nya server Unpar.

Buruknya kondisi server pada akhirnya menyebabkan proses pelaksanaan diundur 1 jam, dari yang seharusnya dimulai sejak pukul 9 pagi menjadi pukul 10 pagi.  Michael Wilbert selaku ketua KPU FTI (Fakultas Teknologi Industri) menjelaskan bahwa server memang sudah down sejak H-1 pelaksanaan PUPM. Ia menjelaskan bahwa tim ahli PUPM sudah berusaha untuk memperbaiki server dengan segera. Namun sangat disayangkan proses perbaikan tersebut belum juga usai hingga waktu TPS (Tempat Pemungutan Suara) dibuka.

Tidak berhenti disitu, setelah pukul 10 pagi, error masih banyak terjadi dengan proporsi yang cukup besar. Seperti pada TPS FTI di Gedung 10 lantai 2, error terjadi dimana memunculkan pilihan MPM dari fakultas yang tidak semestinya dan membuat pihak KPU FTI harus memverifikasi ulang data yang masuk. “Ada error seperti tertukar (red. fakultas) kandidat MPM yang membuat harus verifikasi ulang,” jelas Michael Wilbert.

Banyaknya error yang terjadi selama proses pemilihan tersebut akhirnya membuat KPU memutuskan untuk memberhentikan sementara proses pemilihan sembari menunggu tim ahli dari panitia PUPM untuk memperbaiki server tersebut. Pemilihan akhirnya dapat kembali dilakukan tanpa gangguan pada pukul 14.00 hingga 17.00.

Michael menyebutkan penundaan proses pemilihan yang cukup lama memang dikarenakan kurangnya kesiapan dalam menyiapkan preventif dan penanggulangan untuk skenario server down. Ia sangat menyayangkan sebab pada akhirnya hal tersebut membuat jumlah pemilih menjadi kurang maksimal. Bagaimanapun ia tetap mengapresiasi masyarakat yang baginya sudah cukup antusias dalam proses PUPM di hari pertama ini.

Quick Count Tertunda

Tidak hanya proses pemungutan suara, perilisan hasil quick count juga sempat tertunda. Perilisan hasil quick count yang direncanakan dilakukan serentak pada pukul 18.00, akhirnya baru dapat dirilis pada pukul 19.00 secara bergiliran. Bahkan untuk quick count capresma-cawapresma baru dirilis pada pukul 19.30.

Tidak Ada Perpanjangan Tambahan

Adanya pemotongan waktu untuk memilih tentu menjadi keresahan bagi sejumlah pemilih. Menurut Pandapotan, Ketua Bawaslu, kemungkinan besar tidak adanya perpanjangan waktu pemilihan. “Pertimbangannya, sih, dari dana, waktu, dan tenaga dari anak-anaknya juga,” tambah Pandapotan yang akrab disapa Dapot.

 

Matthew Adith | Brenda Cynthia

Related posts

*

*

Top