Parahyangan Legal Competition: Pancasila Sebagai Falsafah Pengembangan Hukum di Indonesia

Suasana Parahyangan Legal Competition (PLC) yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 April 2019 di aula gedung 9 Unpar. dok/ MP.

STOPPRESS, MP – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH) mengadakan Parahyangan Legal Competition (PLC) yang dilaksanakan pada tanggal 26-28 April 2019 lalu di aula gedung 9 Unpar. Acara yang mengusung tema “Pancasila Sebagai Norma Kritik terhadap Pengembangan Hukum Indonesia” memiliki tiga kategori perlombaan, yaitu lomba debat SMA, lomba debat universitas, dan lomba karya tulis ilmiah. PLC sendiri merupakan hasil dari kolaborasi antara himpunan dengan Fakultas Hukum.

Tasya Indriana selaku Wakil Ketua Pelaksana PLC mengatakan bahwa PLC menjadi wadah perlombaan bagi semua mahasiswa Fakultas Hukum secara nasional. “Untuk dapat mengutarakan dan beradu pendapat tentang permasalahan hukum,” tambah Tasya.

PLC sendiri mengusung tema “Pancasila Sebagai Norma Kritik terhadap Pengembangan Hukum Indonesia”. Tema yang dibawa memiliki tujuan untuk menerapkan ideologi falsafah Pancasila agar semua kehidupan dan peraturan berpatokan pada Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Acara yang diadakan selama tiga hari tersebut merupakan puncak acara dari PLC. “Sedangkan memang lomba karya tulis ilmiah PLC sudah dibuka dari bulan Januari 2019 lalu,” jelas Tasya.

PLC 2019 terdiri dari beberapa rangkaian lomba, seperti Lomba Debat SMA tingkat Nasional (Kodema) dan Lomba Profesor Soediman yang diselenggarakan untuk anak FH Unpar.

Tasya menambahkan, harapan dari acara PLC ini adalah agar seluruh mahasiswa Fakultas Hukum dan siswa SMA dapat mengembangkan ide-ide pemikiran mengenai hukum dan Pancasila di Indonesia.

PLC 2019 ini dimenangkan oleh Tim Frans Kaisiepo dari Universitas Diponogoro untuk kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah, Tim Wongsonagoro dari Universitas Pelita Harapan untuk kategori Lomba Debat Universitas, dan Tim Achamad Soebardjo dari SMA BPK Penabur Gading Serpong untuk kategori Lomba Debat SMA.

Pada tahun ini, PLC memberikan piala dengan bentuk Profesor Soedirman Kartohadiprodjo sebagai bentuk tribute kepada Profesor Soedirman Kartohadiprodjo bagi pemenang lomba debat universitas dan lomba karya tulis ilmiah. Selain itu, diberikan juga piala bagi pemenang lomba debat SMA sebagai bentuk tribute kepada Profesor Arief Sidharta.

 

Reyhan Gustiandi | Brenda Cynthia

Related posts

*

*

Top