Parahyangan Heritage III: Malam Kemegahan Paduan Suara Mahasiswa Unpar

Suasana konser Parahyagan Heritage III di Kampus Pascasarjana Unpar, Bandung. dok/MP

STOPPRESS, MP – Parahyangan Heritage III merupakan rangkaian konser persembahan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpar yang diselenggarakan di tiga kota besar, yaitu Bandung, Medan, dan Jakarta. Acara setiap dua tahun sekali ini kembali diselenggarakan pada 18 Agustus 2019.

Konser pertama dimulai di Bandung, di Aula Sekolah Pascasarjana, Kampus Unpar, Jl. Merdeka. Konser tersebut kemudian berlanjut di Medan pada 24 Agustus 2019, sekaligus sebagai tamu undangan dari Ken Steven International Choir Festival, dan berakhir di Jakarta pada 31 Agustus 2019. Adapun konser paduan suara tersebut dipimpin oleh Music Director PSM Unpar Ivan Yohan selaku konduktor dan juga komposer lagu.

Pada Parahyangan Heritage III, anggota PSM yang tampil berasal dari kalangan alumni hingga angkatan 2018. Sesi pertama dipenuhi dengan lagu yang diaransemen oleh komposer-komposer internasional, sedangkan sesi kedua berisi aransemen lagu dari komposer-komposer PSM Unpar dan Indonesia.

Tak dapat dielakkan, bahwa saat sesi kedua berakhir, tepuk tangan meriah dan seruan “we want more” dari penonton membuat para penampil tersenyum puas di panggung.

Julio Kurniawan, salah satu penonton konser Parahyangan Heritage III di Kampus Pascasarjana Unpar, mengaku takjub ketika melihat penampilan PSM Unpar. “Pemilihan lagunya bagus, bermakna gitu Bikin merinding,” kata Julio.

“Intinya, sih dari musik itu kita dapat mencurahkan ekspresi kita apapun bentuknya,” terang Aditya Imansyah selaku ketua Parahyangan Heritage III ketika ditanyai reporter Media Parahyangan.

Menurut Aditya Imansyah yang akrab disapa Adit, acara tersebut melebihi ekspetasi dikarenakan penonton yang ramai dan antusiasme penonton yang tinggi. “Itu juga nilai plus banget buat kita,” kata Adit. Nada yang serupa juga diserukan oleh Ivan Yohan. Beliau menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada anggota PSM Unpar yang sudah bekerja keras. “Semangatnya bagus. Itu salah satu hal yang saya banggakan dari mereka, walaupun capek tapi masih mau bikin lagunya bagus,” puji Ivan.

Jangan Takut untuk Masuk Dunia Permusikan

Ivan Yohan juga memberi pesan kepada mahasiswa di Unpar agar tidak takut dalam menggapai cita-cita, terutama ketika ingin memasuki dunia permusikan. “Jadi kalo dari saya sih, lakukan aja ya, kalau ingin belajar musik, why not. Karena apresiasi musik udah cukup tinggi ya di Indonesia, apalagi di luar gitu,” jelas Ivan. Beliau pun berharap agar PSM Unpar bisa semakin maju dan semakin banyak yang mendaftar PSM. “Saya sih mengimbau buat teman-teman yang mau masuk psm, tapi misalnya merasa minder karena belum tau gimana caranya nyanyi, dateng aja dulu, karena seksi-seksi latihan dan alumni bakal bantu,” pesan beliau.

 

Alfonsus Ganendra, Anthony, Naufal Hanif || Brenda Cynthia

Related posts

*

*

Top