Selamat Jalan, Djaduk Ferianto

Segenap keluarga besar Media Parahyangan menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas kepergian salah satu sosok seniman senior Yogyakarta, Djaduk Ferianto yang sekaligus ayahanda dari Pemimpin Umum Media Parahyangan periode 2018/2019, Gallus Presiden Dewagana.

Djaduk Ferianto meninggal pada Rabu (13/11) pukul 02.30 WIB dini hari. Beliau wafat dalam usia 55 tahun akibat serangan jantung. Dilansir dari Tempo, Djaduk akan dikuburkan di pemakaman keluarganya di Sembungan, Kasihan, Bantul.

Djaduk Ferianto adalah seorang aktor, sutradara teater, dan musikus. Ia lahir di Yogyakarta, 19 Juli 1964 dari pasangan maestro tari Bagong Kussudiardja dan Soetiana.

Djaduk pernah ikut turut ambil bagian dalam beberapa judul film layar lebar Indonesia, seperti Petualangan Sherina (2000), Koper (2006), Jagad X Code (2009), dan Cewek Saweran (2011).

Selain itu, Djaduk juga pernah membentuk kelompok kesenian Kua Etnika, Sinten Remen, dan bergabung dengan Teater Gandrik bersama kakaknya, Butet Kertaradjasa, juga seorang seniman tari legendaris Indonesia yang juga ahli dalam melukis dan bermain peran.

*

*

Top