Atalia Praratya: Keterbukaan adalah Salah Satu Solusi untuk Cegah Korupsi

MP, BANDUNG – Atalia Praratya menegaskan bahwa komitmen keluarga adalah hal yang terpenting untuk menghilangkan budaya korupsi agar budaya tersebut tidak mengakar kepada generasi selanjutnya. Hal ini diungkapkan dalam aksi damai “Perempuan Anti Korupsi: Mari Bersama Lawan Korupsi” di alun-alun pada Minggu (15/02).

Istri dari walikota Bandung ini mengungkapkan bahwa keterbukaan antara suami-istri di kalangan pejabat dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah korupsi. “Memang, seringkali tindakan korupsi ini menimbulkan dilema dalam keluarga, contohnya seperti ketika istri memergoki suaminya melakukan korupsi. Di satu sisi mereka bingung kemana harus mengadu, tapi di sisi lain, mereka tentu tidak bisa membiarkan kesalahan tersebut begitu saja” jelas Atalia dalam wawancara yang dihimpun MP.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk menghindari perbuatan korupsi yang dilakukan oleh para suami, satu-satunya cara adalah para suami harus terbuka kepada istrinya masing-masing. “para suami harus terbuka kepada istrinya, untuk menghindari kejadian seperti itu”

Atalia Prataya merupakan salah satu partisipan dari aksi damai “Perempuan Anti Korupsi: Mari Bersama Lawan Korupsi” yang digelar oleh Aliansi Perempuan Anti Korupsi Bandung. Selain Atalia Praratya, terdapat juga tokoh-tokoh perempuan Bandung lainnya yang menghadiri aksi ini, seperti Selly Martini (Indonesia Corruption Watch), Anis Hidayah (Migrant Care Indonesia), Marintan Sirait (Jendela Ide), Ifa H. Misbach, dan Permata Andhika Rahardja (Integrative Body Movement).

Aksi damai itu juga turut dimeriahkan oleh sejumlah kegiatan bertemakan anti-korupsi. Diantaranya adalah wheelchair dance, body movement, face painting, meditasi yoga lawan korupsi, dan selfie lawan korupsi. Aksi damai ini dimulai pada pukul 09.00-11.00 WIB, serta didukung oleh Indonesian Corruption Watch, Migrant Care Indonesia, Jendela Ide, Integrative Body Movement, BILiC, SPAK, Young Indonesian Female Inisiative, Hall of Record, Fotografer Bandung, Zerowaste.bdg, dan perkumpulan ibu rumah tangga serta mahasiswa-mahasiswa Bandung.

DYANING PANGESTIKA / KRISTIANA DEVINA

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *