Misi Budaya 2018: UKM Listra Diundang ke Yunani

Penampilan Listra di Yunani. dok./instagram @listraunpar

STOPPRESS, MP – Unit Kegiatan Mahasiswa Lingkung Seni Tradisional (Listra) mengisi acara LefKada Festival Folklore di Pulau Lefkada, Yunani. Penampilan tersebut merupakan undangan dari KBRI Indonesia di Yunani kepada Listra untuk mewakilkan Indonesia dalam festival. Selain itu, Listra juga ikut mengisi Indonesian Cultural Night di Athena, Yunani yang digelar oleh KBRI Indonesia. Kedua acara tersebut pada tanggal 18 sampai 31 Agustus lalu.  

“Bedanya sama tahun [red. –tahun] lalu itu, mungkin kita diundang,” jelas Muh. Adrian Putra Zubir, selaku ketua program kerja Misi Budaya. KBRI Indonesia di Yunani diundangoleh Lefkada Festival Folklore untuk ikut serta mengisi acara. “Nah jadi setelah ada sekitar 3 pendaftaran, KBRI memilih Listra [red. untuk mewakili Indonesia],” tambah Adrian.

Pada Misi Budaya ke-empat ini, Listra menampilkan delapan tarian yang hanya dipersiapkan selama empat bulan. Delapan tarian ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, ada yang berasal dari Jawa Barat, Bali, Kalimantan, Aceh, serta kreasi Sunda-Bali.

Adrian juga menambahkan bahwa Listrajuga berkolaborasi dengan negara-negara lain. “Jadi di acara pembukaan Festival Lefkada itu, setiap negara diminta untuk memberi perwakilan penari perempuan dan laki-laki, buat tampil di panggung untuk pembukaan acara itu,” jelas Vinieta Abhinandaniya, selaku peserta dan panitia divisi tari. Kedua orang perwakilan tersebut latihan pada satu hari sebelum pembukaan acara. Pada hari pembukaan acara, negara-negara melakukan satu penampilan bersama-sama. “Waktu penutupan juga ada kayak gitu. Tapi waktu penutupan nggak cuma tari doang, musiknya juga, jadi nge-gabungin semua alat musik di satu penampilan,” jelasnya Vinieta.

Penampilan Listra diawali dengan pawai. “Jadi kita jalan dengan kostum kita sambil nari. Biasanya kalau mau penampilan di panggung, jalan ke panggungnya, kita pawai dulu,” jelasnya. Pada pawai di jalanan waktu itu, jalanan sedang ramai turis asing karena sedang liburan musim panas. Vinieta mengatakan bahwa pertunjukan mereka mendapatkan respon positif dari penonton.

Listra juga mengisi acara Indonesian Cultural Night di Athena yang digelar oleh KBRI Indonesia. Vinieta menjelasan bahwa pada acara ini, Listra tampil untuk orang-orang Indonesia yang tinggal di Yunani dan penonton asing.

Adrian menjelaskan Listra tidak dipungut biaya pendaftaran dan diberi akomodasi karena diundang oleh KBRI. Selain itu, mereka juga tidak perlu mencari agen festival. Biaya tambahan yang diperlukan adalah untuk tiket berangkat. “Nah, itu yang harus kita cari,” ujar Adrian. Biaya tersebut didapatkan Listra dari sponsor. “Pokoknya yang yang kita cari sendiri, entah dari Unpar atau kita sendiri atau perusahaan,” tambah Adrian.

KBRI Indonesia mengundang Listra ke Yunani pada bulan Febuari awal lalu. “Kalau kontakan mah udah Januari gitu,” kata Adrian.

 

Dionny Natanuel