Mahasiswa Sipil Alami Kecurian Tas di Unpar

STOPPRESS, MP – Kamis (26/9) lalu, seorang mahasiswa jurusan Teknik Sipil 2017 berinisial AYS kehilangan tas miliknya di depan Ruang Himpunan (Ruhim) Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil.

“Waktu itu gue datang pagi-pagi di SC (Student Centre) Teknik, terus gue naroh tas di depan ruhim, kan. Danus gue kan bukanya di Taman Fisip, jadi gue ke Letter T dulu buat ngitung barang. Sekitar 20 menit gue tinggal tas gue di depan Ruhim, pas mau ambil tugas di tas buat teman, eh loh tas gue udah ngga ada,” cerita Arif.

Dari CCTV, terlihat bahwa pelaku yang seorang laki-laki dan berusia sekitar 30 tahunan, mengenal seluk-beluk titik-titik lokasi di Unpar. Pelaku membutuhkan waktu sekitar 6 menit untuk menjalankan aksinya.

Pelaku terlihat masuk dari pintu tengah—pintu di sebrang Gang Bukit Hegar, melalui Wind Tunnel (WT), masuk ke selasar PPAG depan Ruhim Hukum melalui lorong PPAG di belakang, dan keluar melalui tangga darurat hingga duduk di depan Ruhim Teknik Sipil.

Pihak satpam dan korban sependapat bahwa pencurian dilakukan dengan perencanaan sebelumnya dan berkomplot. “Gue feeling sih ada orang yang liatin, bayangin 20 menit orangnya udah tahu kalau di situ ada tas, dan 6 menit dia bisa masuk dan ambil langsung,” ujar Arif.

Selain kehilangan materiil seperti laptop, kalkulator algebra, dan tugas-tugas pribadi serta kelompok, Arif juga mengaku bahwa ia kehilangan program dan data perusahaan tempat ia magang sekarang.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih berusaha mengejar pelaku pencurian tas Arif.

Bukan Pertama Kalinya di Unpar

Wenses Laus, Wakil Kepala Satpam, mengatakan bahwa kejadian ini bukan pertama kalinya di daerah Unpar. “Pernah ada hilang handphone, ada hilang dompet, hilang sepatu. Itu hilang handphone dan dompet sudah tiga kali berturut-turut di ruang mushola PPAG,” jelas Wenses.

“Itu pelakunya beda dengan kali ini, kalo pelaku yang di mushola ini perempuan,” tambah Wenses.

Wenses menjelaskan bahwa berdasarkan laporan informasi yang baru-baru ini, pelaku pencurian tas bersengkongkol dengan pelaku pencurian di mushola PPAG dan pelaku pencurian sepatu di mushola yang dilakukan oleh laki-laki lain.

“Yang nyuri sepatu itu mukanya mahasiswa,” jelas Wenses. “Kalau mukanya kita sudah hafal. Ya kalau datang kita akan mantau, kita akan tangkap, tapi ya tangkap (setelah) dia sudah melakukan, nggak ada buktinya ya nggak bisa (menangkap),” tambah Wenses.

Menurut Wenses, tim keamanan mengalami kesulitan dalam pengamanan karena pintu keluar-masuk Unpar banyak dan Unpar adalah kampus yang sangat terbuka untuk umum. “Sulit juga kita untuk memantau orang satu per satu,” jelas Wenses.

Gue rasa sih, kita sendiri juga harus sadar kalau kampus kita adalah ruang publik, bukan rumah. Jadi dari kitanya juga harus aware sama sekeliling, lah,” terang Arif.

 

Dionny Nathan, Matthew Adith || Brenda Cynthia

*

*

Top