Unpar dan Pembangunan Selama Pandemi

LIPUTAN KAMPUS, MP-Setelah setahun pandemi, beredarnya foto-foto gedung baru di Unpar melalui Instagram resmi Unpar dan akun-akun anonim di Twitter tentunya membuat mahasiswa bertanya-tanya. Minimnya–atau bahkan bisa dikatakan tidak ada–publikasi resmi dari pihak Unpar mengenai proses pembangunan juga menimbulkan pertanyaan. Melihat kurangnya informasi yang bisa diakses oleh mahasiswa, pada Senin lalu (8/3), tim Media Parahyangan (MP) di Bandung kemudian mengunjungi daerah kampus setelah mendapatkan izin dari BKA.

Saat sampai di kampus, tim MP diharuskan untuk mengikuti protokol kesehatan dan diarahkan ke pos satpam untuk melaporkan tujuan dan surat izin kunjungan. Meskipun sudah mendapatkan izin, pihak satpam menyebutkan bahwa tim MP belum boleh diizinkan untuk masuk karena tidak ada pemberitahuan dari BKA ke pihak satpam sebelum kunjungan. Kami pun harus menunggu selama 15 menit, sebelum kemudian diberikan waktu satu jam untuk masuk ke dalam kampus.

Masuk ke dalam kampus, perubahan signifikan dapat dilihat di sekitar gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Material bangunan memenuhi perkarangan parkiran Gedung UKM, walaupun gedung itu sendiri relatif tidak mengalami perubahan signifikan. Sebuah konstruksi bangunan berdiri di tengah-tengah parkiran motor samping Gedung Fakultas Hukum, yang berdasarkan informasi dari BKA saat diklat PM Unpar 1 Maret lalu merupakan gedung sekretariat UKM yang baru.

Di sekitar luar area UKM dan BKA, tidak ada perubahan berarti, baik itu Gedung FH maupun Taman Fisip (Tamsip). Tim MP pun bergerak menuju daerah selasar Gedung PPAG lama, di mana terdapat renovasi yang cukup besar. Selasar PPAG dilapisi dengan lantai baru dan terdapat jembatan penghubung antara lantai dua Gedung PPAG lama dan Gedung PPAG baru.

Menuju ke Gedung PPAG baru, tim MP kembali dimintai izin oleh satpam yang berjaga dan diwajibkan untuk foto diri setelah berkoordinasi BKA. Untuk alasan yang tidak disebutkan, dua satpam lainnya kemudian ditugaskan untuk mendampingi tim MP. gedung ini terdiri atas dua bagian: PPAG 1 dan PPAG 2. PPAG 1 merupakan dua bangunan tower berwarna jingga, sementara PPAG 2 adalah bangunan di antara kedua struktur tersebut. PPAG 2 sendiri terdiri atas dua ruangan utama yaitu aula serbaguna dan auditorium. Pada rooftop PPAG 2, terdapat lapangan hijau yang dibuat dari rumput artifisial. Selain PPAG 2, kedua tower PPAG 1 juga dihubungkan dengan jembatan kaca, seperti yang terlihat pada gambar berikut.

Tim MP juga berkesempatan untuk meliput bagian dalam auditorium PPAG 2.

Terakhir, tim MP mengunjungi sekilas tempat Co-op Space di Unpar. Tempat ngopi ini kini hanya bisa diakses dari area gedung UKM, tetapi tidak ada perubahan ataupun renovasi yang dilakukan oleh pihak Unpar di area ini.

Co-op Unpar dari Jalan Menjangan

Selain melakukan liputan ke Unpar secara langsung, tim MP mencoba menghubungi pihak yayasan dan kontraktor proyek auditorium PPAG, yang merupakan bagian dari gedung baru di Unpar. Pihak kontraktor proyek sudah merespon permintaan wawancara dari tim MP, sementara pihak yayasan belum menanggapi lebih lanjut.

Reporter: Nathanael Angga
Penulis: Hanna Fernandus, Debora Angela

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *