Kalahkan Tottenham, Liverpool Raih Gelar UCL untuk ke-6 Kalinya

Tottenham Hotspur VS Liverpool, Madrid Final UCL 2019

STOPPRESS, MP – Drama gol cepat dan gol di menit ke-85 cukup untuk membawa Liverpool meraih gelar ke-6 UEFA Champions League (UCL). Gelar UCL ke-6 ini didapatkan Liverpool setelah sebelumnya meraih gelar UCL pada tahun 2005. Jual beli serangan dari kedua kubu mewarnai babak pertama dan babak kedua Final UCL 2018/2019 yang bertempat di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid.

Jalannya Pertandingan

Pada babak pertama, gol cepat terjadi akibat bola hasil sontekan Sadio Mane mengenai tangan Moussa Sisoko di kotak pinalti, hal ini menyebabkan wasit langsung menunjuk titik putih saat pertandingan belum genap satu menit berjalan. Mohommad Salah yang menjadi algojo pinalti bagi Liverpool dengan sangat baik melaksanakan tugasnya dalam menjebol gawang Tottemham Hotspur yang dijaga kiper kawakan Hugo Lloris. Gol tersebut juga sekaligus menjadi gol ke-5 bagi Mohamed Salah dalam 12 pertandingannya di UCL musim ini.

Pasca gol cepat tersebut, pertandingan berjalan dengan terbuka dan menarik. Liverpool unggul dalam jumlah tendangan ke arah gawang, sementara Tottenham unggul dalam penguasaan bola 64:36. Wasit sempat meniup peluit untuk memberhentikan pertandingan. Alasannya dikarenakan seorang penonton tiba-tiba masuk ke dalam lapangan pada menit ke-18. Pada menit ke-38 Liverpool hampir saja menggandakan keunggulan, jika saja tendangan keras Robertson dari luar kotak pinalti tak mampu dihadang oleh Hugo Lloris. Skor 1-0 akhirnya bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, jual beli serangan masih terjadi. Spurs yang unggul penguasaan bola, sejak babak pertama tidak mampu untuk membuat shot on target. Walaupun sudah memasukkan Lucas Moura dan Eric Dier, Spurs baru mampu memberikan 1 shot on target pada menit ke-80, yang kemudian intensitas serangan Spurs meningkat hingga mampu memberikan 5 shots on target dari total 11 percobaan. Sedangkan Liverpool memiliki daya serang yang lebih efektif walaupun hingga akhir pertandingan memberikan shots on target yang lebih sedikit, yaitu 3 shots on target. Terbukti sejak masuknya James Milner dan Origi, Liverpool mampu menemukan celah dari pertahanan Spurs hingga akhirnya Origi mencetak gol ke-2 bagi Liverpool dari skema corner kick. Gol Origi yang mengarah ke sisi kanan Lloris menjadi gol penutup dalam final UCL 2019.

Adapun kemenangan ini menjadi gelar UCL pertama bagi Jurgen Kloop setelah sebelumnya menjadi runner-up pada 2013 saat Dortmund dikalahkan Muenchen 1-2 dan pada pada 2018 saat dikalahkan Real Madrid 1-3.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur:

Pemain Utama: Lloris (GK, C), Tripier, Rose, Alderweireld, Vertonghen, Son, Winks (’65), Kane, Sissoko (’73) , Alli, Eriksen.

Pemain Cadangan: Gazzaniga, Vorm, Sanchez, Foyth, Davies, Aurier, Walker-Peters, Dier (‘73), Wanyama, Moura (’65), Lamela, Llorente

Formasi: 4-2-3-1

Liverpool:

Pemain Utama: Allison Becker (GK), Fabinho, Van Dijk, Wijnaldum (’62), Firmino (’58), Mane (’90), Salah, Henderson (C), Robertson, Matip, Alexander-Arnold.

Pemain Cadangan: Mignolet, Lovren, Milner (’62), Gomez (’90), Sturridge, Moreno, Lallana, Oxlade-Chamberlain, Shaqiri, Brewster, Origi (’58) , Kelleher

Formasi: 4-3-3

 

Alfonsus Ganendra || Matthew Adith Sagito

Related posts

*

*

Top