Festival Tari Tradisional: Ajang Melestarikan Budaya Tradisional

Suasana saat MC membuka acara Festival Tari Tradisional (4/5). dok./MP

STOPPRESS, MP – Sabtu (4/5) kemarin telah diadakan acara Festival Tari Tradisional di Gedung Yayasan Pusat Kebudayaan Bandung yang diselenggarakan oleh salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Unpar yang mewadahi minat dan bakat mahasiswa di bidang seni, yaitu Listra (Lingkung Seni Tradisional).

Adapun Festival Tari Tradisional yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB ini merupakan kompetisi tari tradisional se-Jawa Barat dan menjadi pre-event dari acara utama dari acara rutin tahunan Listra, yaitu Wajah Nusantara.

Festival Tari Tradisional ini baru pertama kali diadakan oleh Listra. Tema acara tersebut berasal dari Bahasa Sansekerta, yaitu Upangga Wala Hanasta. Upangga berarti berkarya, Wala berarti semangat para pemuda, dan Hanasta berarti menguasai. Sesuai dengan tema tersebut, Festival Tari Tradisional mempunyai tujuan menggali semangat anak muda untuk terus berkarya dan menguasai budaya di Indonesia. “Ini sebagai bentuk konkrit dalam melestarikan kebudayaan Indonesia,” kata Nisrina Dwianti selaku Ketua Pelaksana Festival Tari Tradisional 2019.

Nisrina Dwianti yang akrab dipanggil Wina menceritakan bahwa karena Festival Tari Tradisional ini merupakan yang pertama kalinya, maka diperlukan publikasi yang seluas-luasnya agar banyak masyarakat umum mengetahui adanya kompetisi Tari yang diadakan oleh Listra Unpar. “Sempet deg-degan sih nunggu peserta daftar, karena pasti pada daftarnya kalau udah dekat-dekat penutupan, kan,” kata Wina, meskipun pada akhirnya jumlah peserta kompetisi mencukupi.

Sebanyak 28 tim dari berbagai wilayah di Jawa Barat mendaftarkan diri dan mengikuti kompetisi, seperti Bandung, Bekasi, dan Tasikmalaya. Perlombaan ini memiliki 3 kategori, yaitu kategori A perlombaan untuk tingkat SD kelas 3-6, kategori B untuk tingkat SMP sampai SMA, dan kategori C untuk tingkat Universitas atau umum.

Untuk kategori A, juara 1 didapatkan oleh Sanggar Pusbitan, juara 2 Sanggar Intan Ayu, dan juara 3 Sanggar Tazqi Juna. Untuk kategori B, juara 1 didapatkan oleh Sanggar Kurawa Merdeka, juara 2 Sanggar Pusbitan A, dan juara 3 Dewa Motekar. Untuk kategori 3, juara 1 didapatkan oleh Sanggar Tazqi Juna, juara 2 STIKep PPNI Jabar, dan juara 3 dari UNIKOM. Juara 1 dari setiap kategori juga akan tampil pada acara Wajah Nusantara pada Agustus 2019 nanti.

Festival Tari Tradisional ini merupakan hasil dari persiapan yang sudah dimulai sejak Desember 2018. Wina berharap kompetisi ini dapat menjadi tonggak berdirinya perlombaan tari tradisional yang diadakan oleh Listra ke depannya. “Semoga acara ini bisa belanjut dan menjadi salah satu acara rutin dari Listra,” tutup Wina.

 

Alfonsus Ganendra || Brenda Cynthia

Related posts

*

*

Top