Exaltation: Ucapan Syukur dari PSM Unpar

Suasana menjelang Konser Internal PSM Unpar 2019. dok/MP

Fitur, MP – Suara bising terdengar di penjuru aula Gedung Pascasarjana Unpar, Minggu (05/05) kemarin. Masing-masing sibuk berbincang-bincang sambil membunuh waktu menunggu acara utama dimulai. Tak sedikit di antara mereka yang membawa bunga sebagai tanda ucapan selamat untuk para pengisi acara. Ya, malam itu konser internal PSM 2019 pun dimulai.

Konser internal PSM ini diberi tema Sacred. “Tema tersebut diambil untuk mewujudkan rasa syukur kami atas keberhasilan mendapat peringkat 2 di kompetisi 3rd International Baltic Sea Choir di Latvia,” ujar Marsha Benedicta, selaku ketua pelaksana konser internal PSM 2019. Barulah dari tema tersebut diambil Exaltation sebagai judul konser. Exaltation memiliki arti peninggian atau yang ditinggikan dan memiliki arti lain sebagai kegembiraan yang meluap-luap. Kedua maknanya sama-sama sebagai ucapan syukur atas kemenangan di kompetisi tersebut.

Tepat pukul setengah delapan malam, lampu ruangan diredupkan. Para penonton tenang seraya satu per satu anggota PSM berjalan memasuki panggung. Gerakan mereka teratur, menunjukkan betapa keras mereka berlatih demi konser ini.

Ada 2 sesi dalam konser PSM ini, setiap sesi dipimpin oleh 2 orang konduktor. Masing-masing sesi memiliki nuansanya sendiri. Sesi pertama menonjolkan nyanyian historical sacred dan contemporary. Sesi kedua berisi lebih banyak nyanyian gospel dan theatre musical.

Lagu-lagu pada sesi pertama memang bisa dikatakan kurang familiar bagi telinga para penonton. Namun demikian, semua penonton menahan nafas ketika menyaksikan kerja keras dan kegigihan yang dituang di atas panggung.

Sesi pertama berakhir. Setelah diberi waktu istirahat 15 menit, sesi kedua dimulai. Edward Yunkian, salah seorang konduktor pada konser PSM tersebut mengatakan bahwa konser PSM memang selalu dibagi kedalam dua sesi. “Supaya penonton dan pengisi acara bisa beristirahat,” ujar Edward.

Ruangan kembali diredupkan, menjadi tanda sesi kedua akan segera dimulai. Persis seperti sesi pertama, para anggota PSM maju ke panggung dan berdiri di posisinya masing-masing. Pada sesi kedua ini, banyak terdengar lagu-lagu familiar, sebut saja, soundtrack dari film animasi Moana, berjudul How Far I’ll Go. Tidak hanya nyanyian, para pengisi acara juga menampilkan gerakan sesuai dengan lagu yang dibawakan. Tarian itu mau tak mau mengundang senyum di wajah penonton.

Sesi kedua berakhir dengan tepukan tangan yang meriah dari bangku penonton. Teriakan “We want more! We want more!” menggema di aula tersebut. Setelah lampu dinyalakan kembali, penonton sibuk mencari teman dan keluarga mereka yang baru saja tampil, membawakan bunga dan ucapan selamat. Para pengisi acara juga penuh senyum setelah acara selesai.

Marsha kembali melanjutkan. “Kalau persiapannya sendiri udah dijalankan selama tiga bulan kemaren itu. Dan latihannya itu sehari 2 sesi, dan pas udah selesai UTS kemaren kami latihan dari Senin sampai hari Minggu.”

Edward juga menambahkan, “Kalau dukanya itu sibuk banget kan harus datang latihan tiap hari, terus mungkin agak sulit juga untuk bagi-bagi waktunya dengan tugas. Untuk sukanya banyak juga, kayak seru sih ngajar, ada kesenangan sendiri saat kita ngajar dan paduan suaranya ngerti apa yang diajarin gitu terus jadi bagus gitu.”

Meski melelahkan, nyatanya kerja keras ini membuahkan hasil. Marsha dan Edward mengaku senang sekaligus terharu ketika mendengar riuh tepuk tangan penonton setelah konser berakhir. Banyak hambatan dan kesulitan selama latihan, kesulitan membagi waktu antara latihan dengan tugas-tugas, kesulitan semua anggota untuk berkumpul, dan masih banyak lagi, semuanya membuahkan hasil. “Jadi saat kita bisa memberi yang terbaik dari diri kita, dan saat orang-orang memberi tepuk tangan yang meriah itu, bener-bener sangat menyenangkan, membanggakan,” ujar Marsha.

“Harapannya bisa lebih baik lagi kalau dikasih kesempatan berikutnya, juga konsernya bisa ramai kayak kemarin,” ujar Edward.

 

Agnes Zefanya || Sekarrayi Junio || Brenda Cynthia

 

 

 

 

Related posts

*

*

Top