Erupsi Tangkuban Parahu: 15 Wisatawan Sesak Napas

Erupsi Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat pada Jumat (26/07). dok/BNPB

STOPPRESS, MP – Erupsi Gunung Tangkuban Perahu yang terjadi pada Jumat (26/07) pukul 15:48 WIB dilaporkan mengakibatkan adanya 15 wisatawan yang mengalami sesak nafas.

Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, 15 wisatawan tersebut telah ditangani dan dibawa ke SESPIM Polri.

Selain itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga masih mengevaluasi status erupsi dan merekam adanya getaran tremor menerus.

PVMBG masih mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi PVMBG. “Diimbau untuk tidak mendekat ke puncak Gunung Tangkuban Parahu sementara ini,” ujar BPBD Jabar melalui keterangan tertulisnya.

“BPBD Jabar telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat, BPBD Kabupaten Subang, dan PVMBG. BPBD Jabar juga telah menurunkan tim URC assesment dan akan mendirikan posko gabungan,” tambah BPBD Jabar.

Hingga berita ini dirilis, belum ada informasi lanjutan mengenai keadaan lanjutan 15 wisatawan tersebut.

Pada Jumat (26/07) pukul 15:48 WIB, Gunung Tangkuban Parahu yang berlokasi di Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengeluarkan abu vulkanik dengan tinggi kolom abu ± 200 meter di atas puncak atau sekitar ± 2.284 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan pengamatan PVMBG, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong bergerak ke arah timur laut dan selatan serta berdurasi ± 5 menit 30 detik dengan amplitudo maksimum 38 mm.

 

*

*

Top