Debat Calon Ketua HMPSEP: Menjawab Tantangan untuk Setengah Periode

Suasana Debat Calon Ketua Himpunan Program Studi Ekonomi Pembangunan (HMPSEP) di Student Centre Ekonomi pada Rabu (24/9). dok/ MP.

Acara Debat Calon Ketua Himpunan Program Studi Ekonomi Pembangunan (HMPSEP) telah dilaksanakan pada Rabu (24/9) malam silam, di Student Centre Ekonomi. Terdapat tiga calon calon Ketua Himpunan (Kahim) HMPSEP. Nomor urut satu yaitu Erica Juliana Nugroho, nomor urut dua yaitu Shendy Andhika, dan nomor urut tiga Benedictus Dewandanu. Terdapat penekanan dan perbedaan gagasan yang cukup terlihat dari masing-masing calon seiring berjalannya debat.

Dilihat dari visi dan misi, Erica mengatakan bahwa himpunan perlu proaktif dan bermanfaat bagi mahasiswa. Himpunan harus hadir dan bereksistensi dengan cara publikasi program kerja, yang merupakan salah satu aspek dari misinya yang lebih luas, yaitu meningkatkan fungsi media informasi, yaitu media sosial.

Sedangkan, Andhika menekankan pentingnya partisipasi dan kontribusi dari seluruh mahasiswa Ekonomi Pembangunan. Ia berinovasi dengan program kerja baru yang bertajuk Kampung EP, gabungan dari dua program kerja besar sebelumnya yaitu DEE (Development-Economic Event) dan Kampung Parahyangan. Program ini menjadi andalannya. Dalam rancangannya, acara ini akan diselenggarakan selama dua hari dan menggabungkan format hiburan dari Kampung Parahyangan dengan format seminar-akademis dari DEE.

Program ini menjadi sorotan debat. Banyak audiens menyuarakan skeptismenya, termasuk calon ketua lain. Hal ini karena kondisi bahwa periode kepemimpinan hanya setengah tahun, dan bahwa dua program yang digabungkan masing-masing sudah besar dan menghabiskan sumber daya. Pertanyaan mengenai urgensi dan probabilitas dilayangkan secara konsisten kepada Andhika, namun ia menyatakan bahwa program ini sendiri ia susun agar visinya, yaitu mahasiswa EP yang partisipatif dan kontributif, bisa terlaksana mengingat program ini akan memakan sumber daya yang banyak. “Ini sesuai dengan visi dan misi saya, yaitu partisipasi dan kontribusi,” jelas Andhika.

Setelah itu, calon nomor urut tiga, Dewandanu mengatakan bahwa ia akan mementingkan komunikasi dua arah antara himpunan dengan mahasiswa. Ia tidak mencanangkan perubahan besar dalam program kerjanya. Ia akan merampingkan dan menyusun ulang program kerja agar realistis dan dapat dicapai dalam waktu setengah tahun. Malam Ekonomi Pembangunan (EP) akan disusun oleh himpunan agar kemudian tinggal dijalankan oleh mahasiswa baru. Disini ia menyatakan bahwa meskipun tidak ada sesuatu yang ‘baru’, bukan berarti tidak ada inovasi. Ia memaparkan bahwa perubahan dalam program kerja itu sendiri, agar lebih tertata dan efisien, adalah suatu inovasi.

Visi dan misi ketiga calon semakin terlihat seiring dengan berjalannya acara. Dalam pertanyaan mengenai staf yang proaktif dan tidak ‘menghilang’ dari program kerja. Erica menyatakan perlunya efektivitas dari pelaksanaan maupun struktur dari program kerja itu sendiri.  Andhika menyatakan bahwa permasalahan ini harus diurus mulai dari screening dan merupakan persoalan komitmen serta tanggungjawab. Dewandanu berfokus pada perlunya komunikasi dua arah yang baik.

Mengenai efisiensi waktu program kerja, Erica juga mengusulkan adanya staf-staf ahli di bidangnya masing-masing dalam strukturalnya. “Akan terdapat staf ahli dalam struktur saya,” ujarnya. Dewandanu, dengan fokusnya pada komunikasi, menyatakan perlunya pengendalian yang persuasif dari semua pihak yang terlibat. Sedangkan Andhika menyarankan adanya rapat koordinasi yang meningkat frekuensinya.

Meskipun begitu, mengenai cara efektif dan efisien untuk mencari pendanaan himpunan, Erica menyatakan tidak ada yang dapat menjadi alternatif untuk kegiatan danus (dana usaha). Ia mengemukakan bahwa danus tak hanya merupakan kegiatan mencari uang, melainkan pengalaman dan ilmu pengetahuan. Andhika dan Dewandanu sendiri lebih pragmatis dalam hal ini, dengan dua-duanya mengandalkan sponsorship, namun Dewandanu melangkah lebih jauh dengan menjadikannya titik tumpuan.

 

Hanif Naufal

Related posts

*

*

Top