Kolom Parahyangan articles

RKUHP: Ketika Seks Masih Tabu di Indonesia

RKUHP: Ketika Seks Masih Tabu di Indonesia

Belakangan ini, mahasiswa bersamaan dengan masyarakat sipil bergerak dalam suatu aksi untuk menentang Revisi Undang-Undang yang dianggap “kacau”, salah satunya RKUHP (Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana). Beberapa isi dari RKUHP sendiri memang cukup dipermasalahkan oleh publik. Apalagi di dalamnya terdapat pasal-pasal yang dianggap ikut campur terhadap kehidupan pribadi masyarakat. Hal tersebut tentu saja mengancam kehidupan

Papua Berhak Menentukan Nasibnya

OPINI, MP – Senin, 2 September lalu, saya mendapatkan undangan peliputan aksi mahasiswa Papua di Gedung Sate, Bandung. Berbekal dengan aplikasi Grab, saya meluncur ke Gedung Sate setelah urusan di kampus selesai. Setiba di sana, saya heran. Saya melihat bahwa aksi tersebut dikelilingi oleh banyak orang, non-aparat, dan massa aksi memiliki mobil yang di kiri kanannya

[Opini] Ga Merdeka-Merdeka Banget, sih

Disclaimer: tulisan ini merupakan opini sederhana yang amburadul dari seorang mahasiswa semester muda yang belum pernah menulis sebelumnya. Teringat pada kolom Prof. Ariel Heryanto di Tirto.id, yang mengatakan bahwa sebenarnya proklamasi kemerdekaan kita memang disusun secara terburu-buru, mengambil kesempatan dalam kesempitan, saat Jepang sudah mulai lengah. Demikian juga Pancasila yang dirumuskan sebagai hasil kompromi terhadap

Intelektual Partisan dan Kekacauan 22 Mei

Demo di Bawaslu pada 22-23 Mei silam berakhir dengan ricuh dan disertai jatuhnya korban jiwa. Mobilisasi besar-besaran dari massa yang menuntut keadilan dari—yang disebut—kecurangan terhadap calon presiden nomor urut 02 yang kalah dalam pemilihan umum kemarin, Prabowo Subianto, mengalami eskalasi menjadi benturan langsung dengan polisi dan pihak keamanan. Menjelang malam dan sampai pada keesokan harinya,

Monster Plastik Yang Merusak Lingkungan

Persoalan mengenai sampah plastik menjadi salah satu masalah yang diperhatikan saat ini. Banyak gerakan dari beberapa elemen masyarakat yang menuntut untuk mengurangi penggunaan plastik. Tuntutan ini bermula dari banyaknya pemberitaan mengenai jumlah sampah yang dihasilkan setiap tahun serta dampaknya terhadap lingkungan. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyebutkan Indonesia merupakan penyumpang sampah plastik kedua terbesar

Pemilu 2019

Netralitas Universitas

Pada tanggal 17 April 2019, merupakan tanggal politik yang sangat penting, pada tanggal tersebutlah rakyat Indonesia akan menentukan siapa yang akan menjadi presiden. Tahun politik sekarang merupakan tahun politik yang panas, banyak peristiwa terjadi yang berkaitan dengan politik atau sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan politik pun dapat dikait-kaitkan demi kepentingan politik. Praktik politik pun

Ma'ruf Amin bersama Joko Widodo

Cawapres Ma’Ruf Amin: Berpotensi Timbulkan Narasi Diskriminatif pada Politik Indonesia

Pada tanggal 9 Agustus 2018, Presiden Joko Widodo telah resmi memilih K.H Ma’ruf Amin sebagai pasangannya menjadi cawapres untuk menghadpai pilplres 2019. Hal ini sekejap membuat masyarakat sangat terkejut karena masyarakat selama ini ber-spekulasi bahwa yang akan mendampingi Jokowi di tahun 2019 adalah Mahfuf MD. Keputusan ini juga membuat banyak orang, terutama pendukung Jokowi itu

MILITER VS POLRI? INDONESIA VS PKI?

Siapa yang tidak tahu dengan peristiwa G30 S/PKI? Sebuah peristiwa yang kelam terjadi di Indonesia. Bila kita melihat kembali mengenai peristiwa tersebut, banyak sekali pandangan yang muncul akibat dari peristiwa tersebut. Ada perspektif yang mengatakan bahwa peristiwa G30 S/PKI  ini adalah mengenai adanya keikutsertaan para panglima tinggi militer yang terlibat di dalam kaum komunis di

Eksistensi Radio di Zaman Digital

Radio Republik Indonesia (RRI) yang berdiri tanggal 11 September 1945 telah memasuki usia yang ke-73 pada tahun ini. Hari lahir RRI inilah yang dirayakan sebagai hari RRI nasional. Dalam rangka memperingati hari RRI nasional, UKM Unpar Radio Station mengirimkan pendapat mereka tentang eksistensi radio di zaman digital.   Radio di masa kini itu eksistensinya mulai tergeserkan

Munir, Cahaya Yang Tak Pernah Padam

Mereka berebut kuasa, mereka menenteng senjata, mereka menembak rakyat, kemudian mereka bersembunyi di balik ketek kekuasaan. Apa kita biarkan mereka untuk gagah. Mereka gagal untuk gagah. Mereka hanya ganti baju, tapi dalam tubuh mereka adalah sebuah kehinaan. Sesuatu yang tidak bertanggung jawab. Sesuatu yang mereka bayar sampai titik manapun. Bagaimana seorang pahlawan mesti dikenang? Saya

Top