Klab Menulis

Matahari tidak terlalu terik untuk menyengat tubuh. Tetapi situasi itu tak dimanfaatkan oleh beberapa orang. Mereka lebih memilih berada dalam suatu ruangan. Ruangan yang dimaksud itu terlihat berantakan, kertas-kertas berceceran tak beraturan. Terlihat 5 orang sedang bersenda gurau di ruangan itu. Jam didinding belum menunjukkan pukul 1 tepat. Jarum panjang

Lebih lanjut

Share

Berulang Menunggu Pulang (Cerpen)

Entah dari mana datangnya capung gunung itu. Berputaran di ruangan sempit. Menabraki lampu neon yang mendengung di ruang tamu. Tanpa Kardi sadari, kekosongan pandangnya mengikuti arah terbang capung gunung. Perhatiannya makin tercuri tingkah polah capung gunung, terjerat jaring laba-laba di sudut ruang—meronta-ronta dan akhirnya tak kuasa, mati. Ia mengerutkan kerut

Lebih lanjut

Share

Resensi Buku: Urban Sensation

Urban Sensation Penulis: Bre Redana ISBN: 9-78792-690149 Ukuran & Hlm: 12,5 x 18,5 cm, x + 167 hlm Harga: Rp 35.000 “Tapi menghapus kenangan yang pernah kami lalui ternyata tidak segampang seperti mencoret memori dalam komputer, pencet tanda delete dan semua lenyap belaka”. Kalimat itu akan anda temukan pada halaman

Lebih lanjut

Share