Fitur articles

Siapapun yang Anda Pilih, Oligarki yang Menang

Siapapun yang Anda Pilih, Oligarki yang Menang

Menjelang pemilu serentak 2019, isu-isu mengenai golput kembali marak dikalangan masyarakat. Golput pada dasarnya muncul dari kekecewaan masyarakat terhadap calon pemimpin yang diusung oleh partai politik yang dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat. Tirto melansir dari Ekspres, bahwa istilah golput bukan baru muncul pada masa ini, namun sudah muncul menjelang pemilu pada 5 Juli 1971

Urgensi RUU P-KS: Membuka Akses Keadilan Bagi Penyintas Kekerasan Seksual

Segerombolan anak muda sudah duduk di Co-Op Space pada akhir minggu (26/1) tersebut. Annisa Yovani selaku moderator dan perwakilan dari Samahita, sudah duduk di depan bersama narasumber. Diskusi yang mengusung nama ‘Yang Muda Yang Mendukung RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mengundang dua narasumber, yaitu Sri Mulyani dari SAPA dan Ira Imelda selaku Koordinator Pengada Layanan Women

Sosialisasi PUPM: Fit & Proper Test Tetap Dilaksanakan

Siang itu, beberapa mahasiswa terlihat sedang menyiapkan proyektor di SC Ekonomi. Mahasiswa berjas almamater tampak bersebaran di sekitar lokasi. Beberapa dari mereka terlihat sekadar ngobrol sedang yang lain sibuk mengutak-atik laptopnya. Senin, 18 Feburari 2019 dilaksanakan sosialisasi Pemilhan Umum Persatuan Mahasiswa (PUPM) yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa Unpar. Hal ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pemilihan

Somewhere Between Hell and Heaven: Paduan Country, Rockabilly dan Punk Rock

Album keempat yang dirilis oleh Social Distortion pada tahun 1992, yaitu “Somewhere Between Heaven and Hell” , berhasil menggabungkan dua pengaruh band asal Orange Country, California tersebut, yaitu Johny Cash dan The Clash. Social Distortion dapat menggabungkannya walaupun, kedua musisi memiliki aliran yang berbeda. Album ini merupakan album kedua setelah menandatangani major label. Berbeda dengan

Suasana Diskusi bersama Tabu.ID memperingati Hari Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan di Co-Op Space. Dok/MP.

Tabu: Budaya Kesepakatan dalam Hubungan Seksual

Jaka dan Dara sudah menjalin komitmen kasih. Sudah merasa dewasa, hubungan seksual menjadi pelengkap perjalanan Jaka dan Dara dibawah status yang biasa disebut pacaran. Di Indonesia, pembahasan seksual kerap dianggap tabu, tetapi Jaka dan Dara tidak enggan untuk berdikusi mengenai hal tabu tersebut. Keduanya menyadari bahwa hubungan seksual adalah hal krusial dan butuh untuk dibahas,

Nur Indro berpose di depan patung Karl Marx dan Friedrich Engels di Berlin. dok./Warta Himahi

Ruang Sempit Lantai 3,5

Tidak butuh waktu lama bagi ruang itu menjadi riuh. Setelah masuk ke dalam dan mendengar sapanya yang khas, cerita mengalir begitu saja dan tentang apa saja: kesibukan mengajar, buku yang baru dibaca, situasi politik, kabar orang dekat, hingga keluhan migrainnya yang termasyhur itu. Tentu tidak lupa bumbu guyonan di sana-sini yang mengaburkan batas antara dosen,

Comicsphere, Wadah Eksistensi Komikus Indie

Komik, poster, gantungan kunci, dan stiker menjadi pemandangan yang biasa hari itu. Para penggiat komik sengaja meletakan barang-barang itu di meja depan mereka. Dengan daftar harga dan kartu nama bersebelahan, orang-orang di balik meja tidak lelah mempersilakan pendatang untuk mampir ke stan mereka. Kegiatan itu berlangsung di Spasial, Sabtu (1/12). Acara pameran komik dengan tajuk

DISKO : Indonesia, Investasi Asing dan Kolonialisme Modern?

Sore hari  tanggal 28 November 2018 di student center Ekonomi UNPAR, berkumpul segelintir mahasiswa yang akan melakukan kegiatan diskusi. Diskusi yang diadakan oleh HMPSEP ini bernama Diskusi Ekonomi (Disko). Disko sendiri sudah diadakan sejak lama dan merupakan program yang berkelanjutan. “Jadi latar belakangnya itu dulu anak-anak di ekbang suka nongkrong di SC. Terus mereka suka

[Puisi] Tolong

Tolong Kata apa itu? Tidak ada yang tau arti kata itu Tapi semua orang berseru Mereka, dia, kamu, dan aku   Tidak berarti? Tidak ada yang mengerti? Atau tidak ada yang peduli?   Berjuta kata tolong terucap Berjuta kali pula terabaikan   Menangis, berlari, bersembunyi Sambal berbisik “tolong kami” Penuh hara pada yang mengerti  

Top