Stoppress! articles

12 Calon Bertarung Dalam Pemilihan Rektor Unpar

STOPPRESS – Sebanyak 12 orang akan bertarung dalam Pemilihan Rektor Unpar Bandung periode 2011-2016. Hal itu disampaikan oleh anggota Panitia Seleksi Calon Rektor (PSCR) Unpar Bandung, Romo Leo Samosir, “Ada 12 orang, pendaftaran bakal calon rektor (Bacarek) Unpar telah ditutup secara resmi pada hari  Senin (17/01),” katanya ketika ditemui Jumat (4/02 ) di Fakultas Filsafat Unpar.

Hak Buruh Nike di Indonesia Belum Terpenuhi

STOPPRESS – Buruh Nike di Indonesia harus berani untuk berbicara demi terwujudnya keadilan atas hak mereka. Selama ini hak mereka belum terpenuhi sebagaimana mestinya. Hal itu disampaikan oleh Jim Keady, seorang mantan atlit sepakbola Universitas St. John Amerika Serikat (AS) dan juga ketua organisasi Team Sweat, Senin (7/02) di ruang 3501 Gedung FISIP Unpar dalam

Bertentangan Dengan Perda Jabar, Perombakan Gedung UKM ditunda

Stoppress – Kamis (16/12), Gedung UKM urung dirombak karena bertentangan dengan Peraturan Daerah Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara (KBU). Pihak Yayasan sementara akan melakukan renovasi untuk mengatasi kerusakan. “Agar bisa dibangun harus mendapat Rekomendasi Gubernur, semua bangunan di Bandung Utara harus begitu,” jelas pihak Yayasan dalam pertemuan

Pendaki Mahitala Capai Puncak Antartika

Batam (ANTARA News) – Tim pendaki Mahitala Unpar, Bandung, pada Selasa pukul 03.07 WIB, berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Vinson Massif, daratan tertinggi di Benua Antartika yang berjarak 1.200 km dari Kutub Selatan. “Ini pengibaran Merah Putih pertama bagi bangsa Indonesia di puncak Benua Antartika,” kata Audy Tanhati dari Tim Publikasi “Indonesia

Relokasi Setengah Hati

Wakil Rektor III : “Izinnya Juga Belum Turun Bu Ros!” Relokasi sementara Gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diberitahu H-1. Mahasiswa kelabakan. Relokasi urung dilakukan. Sore itu sejumlah mahasiswa di sekitar Gedung UKM nampak tergesa. Raut cemas menghiasi wajah mereka. Mereka nampak sibuk memindahkan barang dari sekretariat, namun banyak rekan mereka  lainnya yang masih sibuk meributkan

Dua Tahun Secure Parking di UNPAR : Masalah Belum Tuntas

Kolom Parahyangan – Dua Tahun Secure Parking di UNPAR : Masalah Belum Tuntas “Parkir dimana nih?” “Wah Penuh Mas” Saya selalu ingat kejadian di bulan November 2008. Mahasiswa UNPAR penasaran dengan beberapa box yang tersimpan di halaman depan kampusnya. Mereka saling bertanya-tanya, untuk apa box berwarna jingga tersebut. Ditilik dari bentuknya, box tersebut persis seperti

UNPAR Tambah Bus Baru Seharga 1 Milyar

STOPPRESS – Kamis (02/12), UNPAR menambah satu unit bus seharga Rp. 1,025 Milyar. Pengadaan ditujukan untuk proses pengembangan mahasiswa. “Ini catet ya, bus ini 75 – 85% untuk mendukung proses pengembangan mahasiswa,” tutur Adam, staf Biro Sarana dan Prasarana (BSP) yang ditemui Stoppress pada Kamis (2/12) kemarin. Adam menambahkan, awalnya harga yang ditawarkan pihak dealer

Didukung KKBM, Komunitas Layar Tancep Parahyangan adakan Pelatihan Videography

Stoppress – Kamis (02/12), Komunitas Layar Tancep Parahyangan (KLTP), bekerjasama dengan Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa (KKBM) menyelenggarakan sebuah acara bernama “Basic Videography for Beginner”. Bertempat di gedung Pusat Kajian Humaniora, selama 2 hari (27-28 November 2010), acara ini terbagi beberapa sesi. Peserta mendapatkan materi tentang pengertian dan dasar videografi, tahap-tahap pra produksi, produksi, hingga pasca

Arsitektur Hijau Susun Peta dari Ribuan Tutup Botol

STOPPRESS – Organisasi mahasiswa bernama Arsitektur Hijau (ARJAU), yang bernaung dibawah Himpunan Mahasiswa Jurusan Arsitektur Unpar, mengadakan acara pameran dan diskusi dengan tema “Warna – Warni Indonesiaku” di Gedung Serbaguna Unpar. Acara yang diadakan dalam rangka memperingati ultah ke 25 ARJAU ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 25 – 27 November 2010. Diisi dengan

Sidang Susila : Sebuah Gambaran Proses Hukum Yang Konyol

“Saudara pesakitan!” teriakan itu terlontar dari mulut sang hakim. Seseorang terdiam setelah mendengar teriakan itu. Tak lama seorang jaksa kembali berbicara lantang, ia terus meyakinkan sang hakim bahwa terdakwa yang ada di depannya bersalah. Tak mau kalah, seorang pembela membalas ucapan sang jaksa, ia membela habis-habisan seorang terdakwa yang ia bela, “Ia tak bersalah! apa

Top