Cakahim Program Studi Manajemen Jelaskan Visi dan Misi Bukan Sekedar Retorika

Cakahim Program Studi Manajemen Jelaskan Visi dan Misi Bukan Sekedar Retorika

STOPPRESS MP UNPAR, —Pada hari Rabu (19/04), debat Calon ketua himpunan (Cakahim) Program Studi Menejemen dihadiri oleh ketiga calon yaitu Christophorus Romy, Rebecca Aulina Ulyartha, dan Mirza Gumbira Natasaputra. Selain memaparkan visi dan misi, mereka pun menjelaskan bahwa Visi Misi mereka bukanlah sekedar Kiasan belaka. Bertempat di SC Ekonomi debat berlangsung pada pukul 18.00-19.30.

Dicky Fathony Ibrahim seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Studi Menejemen angkatan 2013 melemparkan sebuah pertanyaan mengenai Visi dan Misi yang dibuat oleh cakahim ini biasanya hanya dibuat untuk mempersiapkan pemilu, dan setelahnya hal itu kerap kali tak diindahkan lagi. “Bagaimana cara kalian untuk membuat Visi dan Misi ini agar tetap menjadi guidelines dan dipahami oleh seluruh staff nantinya?” ujarnya ketika diberi kesempatan bertanya

Ketiga Cakahim tersebut memberikan jawaban yang berbeda-beda Cakahim no. 1 yaitu Christophorus Romy, mengatakan bahwa membuat visi misi itu bukan sekedar jargon. Menurutnya, melalui visi misi itulah ia bertindak dan menerapkan visi itu dalam setiap tindakan yang diperbuat selama di Himpunan sehingga anggota lainnya pun melihat sebuah kerja nyata yang berdasarkan visi tersebut. “Sehingga pada akhirnya seluruh anggota menyadari bahwa himpunan ini bergerak sesuai tujuan awalnya,” ujar Christo Di penghujung jawabannya.

Cakahim nomor urut 2 Rebecca Aulina Ulyartha ini menjelaskan dengan cara lain, yaitu dengan menciptakan program kerja yang sesuai dengan visi misi yang ada. Menurutnya, secara langsung visi dan misi itu bukan sekedar jargon, melainkan masih tetap dijunjung selama berjalannya himpunan.

Selain itu, Cakahim nomor urut 3 memberikan penjelasan agar visi dan misi ini tidak hanya menjadi kiasan belaka, yang dilakukan adalah sedari awal memantapkan sikap sesuai visi dan misi. Terutama sejalan dengan berjalannya program kerja yang akan menunjang visi dan misi yang dimiliki. “Kita harus menanamkan pada setiap anggota Himpunan, bahwa visi ini adalah komitmen dan cita-cita kita bersama,” ucapnya.

Debat cakahim yang dibagi menjadi 3 bagian itu dimulai dari pemaparan visi dan misi masing-masing cakahim. Selanjutnya, pemberian tanggapan dan kritik antar cakahim, lalu membuka peluang bagi penonton untuk bertanya pada cakahim. Acara debat ini dilaksanakan dalam rangka menjalani rangkaian kampanye yang telah dijadwalkan oleh KPU pusat pada tanggal 17-21 April 2017.

FIQIH RIZKITA

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *