Bertentangan Dengan Perda Jabar, Perombakan Gedung UKM ditunda

Stoppress – Kamis (16/12), Gedung UKM urung dirombak karena bertentangan dengan Peraturan Daerah Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara (KBU). Pihak Yayasan sementara akan melakukan renovasi untuk mengatasi kerusakan.

“Agar bisa dibangun harus mendapat Rekomendasi Gubernur, semua bangunan di Bandung Utara harus begitu,” jelas pihak Yayasan dalam pertemuan antara pihak Universitas dan Mahasiswa (Rabu, 15/12). Perombakan total baru akan dilakukan bila rekomendasi tuntas.

Kondisi gedung UKM yang tak lagi layak digunakan diakui pihak Yayasan, “Lebih seperti gudang,” katanya. Untuk menangani permasalahan bocor, banjir, yang kerap terjadi di area Gedung UKM, pihak Yayasan menjalankan Crash Program, “Dalam Crash Program tujuannya hanya renovasi, bukan merombak,” tambah Pihak Yayasan. Renovasi akan dilakukan secepatnya sejak pertemuan diadakan, dan rencananya akan menghabiskan waktu satu bulan.

Selama masa renovasi, sekretariat UKM akan dipindah sementara ke samping Ruang Audio Visual Gedung FISIP, dan Bangunan Jl. Menjangan No. 14 yang baru dibeli oleh UNPAR. Adapun UKM yang menempati Jl. Menjangan No.14 yaitu Listra, Bela Negara, PEDS, Potret, dan Satre. UKM lainnya menempati samping Ruang Audio Visual Gedung FISIP. (EPM)

Share

2 thoughts on “Bertentangan Dengan Perda Jabar, Perombakan Gedung UKM ditunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *