Liverpool Juara Liga Inggris Musim 2019-2020

STOPPRESS, MP – Liverpool akhirnya bisa memastikan diri sebagai juara English Premier League (EPL) musim 2019-2020 setelah Chelsea berhasil mengalahkan kompetitor utama Liverpool, Manchester City pada pekan ke-30 Liga Inggris yang berlangsung tadi malam (26/06). Dengan hasil ini, Liverpool memiliki poin yang dalam kondisi apapun tidak bisa dikejar kompetitor lain hingga musim 2019-2020 berakhir. Raihan juara ini merupakan gelar yang pertama kali untuk Liverpool sejak 30 tahun yang lalu.

Penantian Liverpool untuk menjuarai Liga Inggris akhirnya terwujudkan setelah sebelumnya berada di ujung tanduk. Sempat ada wacana dari Football Association (FA), asosiasi sepakbola Inggris untuk membatalkan kompetisi Liga Inggris musim 2019-2020 akibat pandemi COVID-19. Dengan berbagai pertimbangan, pada 17 Juni lalu FA memutuskan untuk melanjutkan kompetisi Liga Inggris kembali dengan beberapa syarat yang mengacu pada protokol kesehatan dan keselamatan.

Penantian 30 Tahun dan Rekor Liverpool di Liga Inggris

Liverpool memastikan juara Liga Inggris musim ini bukan dengan mencatatkan poin hasil dari sebuah pertandingan, melainkan dengan “menunggu” kompetitor utamanya, Manchester City dikalahkan 2-1 oleh Chelsea dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stamford Bridge.

Liverpool dan City masing-masing masih memiliki 7 pertandingan sisa dalam Liga Inggris musim ini. Saat ini (setelah Manchester City kalah), Liverpool bertengger di klasemen teratas liga dengan 86 poin. Terpaut 23 poin, Manchester City berada di posisi kedua dengan 63 poin.

Walaupun diskenariokan jika dalam 7 pertandingan ke depan Liverpool selalu mengalami kekalahan — walaupun hampir tidak mungkin mengingat performansi Liverpool musim ini yang hanya mengalami satu kekalahan — dan City mendapatkan 7 kemenangan beruntun, City hanya akan memiliki 84 poin atau masih tertinggal 2 poin dari Liverpool.

Selain berhasil mengunci gelar Liga Inggris dengan sisa pertandingan terbanyak yaitu 7 pertandingan — yang merupakan rekor baru — Liverpool juga berhasil menciptakan gap poin terbanyak dengan peringkat kedua klasemen yaitu 25 poin dan memecah rekor kemenangan beruntun pertandingan home terbanyak, yaitu sebanyak 21 kemenangan beruntun.

Gelar juara Liga Inggris ini merupakan yang pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir. Sejak memenangkan Liga Inggris pada musim 1989-1990, tak sekalipun Liverpool pernah menjuarai liga dan baru berhasil menjadi kampiun di musim ini yaitu musim 2019-2020. Mengulik ke belakang, sebenarnya Liverpool mempunyai kans besar untuk menjuarai Liga pada musim 2013-2014. Saat itu, Liverpool mencatatkan rekor 11 kali kemenangan beruntun.

Namun kesempatan besar tersebut kandas, dengan penyebab utamanya adalah insiden memalukan saat melawan Chelsea yang menimpa kapten tim, Steven “Slippy” Gerrard. Ia terpeleset sehingga memberikan bola secara “gratis” kepada penyerang Chelsea Demba Ba yang kemudian berhasil mengubahnya menjadi gol.

Tak dapat dipungkiri, insiden tersebut membuat performa tim menurun dan kembali gagal mencatatkan kemenangan saat melawan Crystal Palace.

Penebusan Dosa Chelsea

Chelsea memiliki andil yang besar terhadap kegagalan Liverpool dalam upaya menjuarai Liga Inggris musim 2013-2014. Jika saat itu Liverpool berhasil menang, maka peluang Liverpool untuk menjuarai liga juga akan semakin terbuka lebar.

Demba Ba yang mencetak gol setelah memanfaatkan blunder dari Steven Gerrard membawa luka yang dalam, tidak hanya kepada pada supporter namun juga terhadap para pemain Liverpool saat itu. Gerrard yang kerap disalahkan atas kegagalan Liverpool tersebut, dalam otobiografinya yang dirilis pada 2015 lalu mengaku sangat tertekan dan merasa seakan kehilangan salah satu anggota keluarganya. Dalam musim ini, akhirnya City yang keluar sebagai juara liga.

Seperti deja vu saat melawan Tottenham Hotspur di musim 2015-2016 dengan hasil akhir yang membuat Leicester berhasil mengunci gelar juara Liga Inggris, kali ini Chelsea berhasil “membawa” Liverpool meraih gelar juara dengan mengalahkan peringkat kedua klasemen sementara Liga Inggris. Chelsea seakan menebus kesalahan terhadap Liverpool pasca 6 tahun lalu.

Dalam pertandingan melawan City, Chelsea sendiri bermain ngotot demi menjaga asa agar tetap bisa finish di 4 besar. Dalam pertandingan tersebut, dua gol Chelsea diciptakan oleh Christian Pulisic pada menit ke-36 dan Willian pada menit ke-78 melalui titik putih. Manchester City hanya berhasil menciptakan gol melalui free kick Kevin de Bruyne pada menit 55.

Ambisi Liverpool dan Penurunan Performa Manchester City

Potensi Liverpool untuk menjuarai Liga Inggris sebenarnya sudah terlihat sejak musim 2018-2019 dengan hasil akhir hanya terpaut satu poin dengan pemuncak klasemen Manchester City. Di kancah Eropa dan internasional, Liverpool dibawah kepemimpinan Jürgen Klopp berhasil menjuarai Champions League, UEFA Super Cup, hingga FIFA Club World Cup. Ambisi Liverpool yang berapi-api ini dilontarkan pelatih Manchester City Pep Guardiola yang mengatakan Liverpool memainkan semua pertandingan layaknya pertandingan final. 

Sejak awal musim, performa Liverpool terhitung bagus. Dalam 8 laga awal, anak asuh Jürgen Klopp berhasil meraih hasil sempurna — berupa kemenangan beruntun — dengan 24 poin yang berhasil mengantarkan Liverpool menjadi pemuncak klasemen liga.

Saat itu telah tercipta selisih poin cukup drastis dengan Manchester City yang baru mengoleksi 16 poin. Hingga 18 pertandingan berturut-turut, Liverpool berhasil menciptakan kemenangan beruntun dari pekan ke-10 melawan Tottenham Hotspurs hingga pekan ke-28 melawan Watford.

Dari sisi kompetitor utama Manchester City, mereka memulai musim dengan kondisi yang tidak sebaik musim lalu. Kehilangan dua bek kunci Vincent Kompany yang pindah dan menjadi pemain sekaligus pelatih di Anderlecht dan Aymeric Laporte yang mengalami cedera berkepanjangan meninggalkan spot kosong di lini belakang pertahanan City. Fernandinho, seorang gelandang bertahan harus memikul beban lebih. Alih-alih membaik, kondisi tersebut malah membuat performa dirinya dan City menjadi menurun.

Selebrasi Juara Para Pemain Liverpool / https://twitter.com/mosalah

Liverpool Masuk Jajaran Juara Liga Era Baru

Liverpool yang berhasil mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini resmi masuk ke dalam daftar klub yang pernah menjuarai Liga Inggris di era baru yang dimulai sejak musim 1992-1993. Raihan juara Liverpool setara dengan Blackburn Rovers yang juara pada musim 1994-1995 dan Leicester City pada musim 2015-2016.

Kedua klub ini merupakan klub underdog yang secara mengejutkan bisa menjuarai liga. Diatas mereka, terdapat Arsenal dengan 3 titel, salah satu titelnya berhasil didapatkan tanpa kekalahan selama satu musim.

Kemudian ada Manchester City dengan 4 titel, Chelsea dengan 5 titel, dan Manchester United yang memenangkan 13 titel yang dengan dominasi jangka panjang di Liga Inggris hingga 2013 dan berhasil dua kali menjuarai Liga Inggris sebanyak 4 kali berturut-turut.

Walaupun jumlah gelar Liga Inggris era baru yang terpaut jauh jika dibandingkan klub lainnya dan gagal mengulang invicibles seperti Arsenal, namun dengan (masih) tersisa 7 pertandingan, maka bukan tidak mungkin Liverpool bisa memecahkan rekor lainnya, yaitu poin terbanyak dalam 1 musim yang sekarang ini dipegang oleh Manchester City dengan 100 poin.

Muhammad Rizky || Alfonsus Ganendra

Penulis

Related posts

*

*

Top
Atur Size