Media Parahyangan

Menulis Untuk Indonesia

Awal Pemikiran Salah dari Pebisnis Pemula

3 min read

Oleh Revi Haggai Tiodiva Balirante (Administrasi Bisnis, 2021).

Di era teknologi seperti sekarang membangun sebuah bisnis merupakan hal yang mudah tetapi tidak untuk mempertahankan bisnis tersebut. Membangun atau mempertahankan bisnis menjadi awal pemikiran dari pebisnis pemula, seringkali pebisnis pemula berpikir melangkah terlebih dahulu setidaknya sudah ada yang dilakukan tetapi menyampingkan pemikiran mempertahankan bisnisnya agar dapat bersaing dipasar yang berakibat bisnis bangkrut. “Orang pintar yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak, sedangkan orang bodoh tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.” Tutur kata dari Bob Sadino. Kata-kata tersebut diartikan bahwa sebagai pebisnis pemula harus berlagak seperti orang bodoh untuk membangun sebuah bisnis tetapi dengan pemikiran seperti itu pebisnis pemula tidak dapat mempertahankan bisnis untuk bersaing dipasar. Contohnya sebagai pebisnis pemula yang membangun bisnis yang bergerak dalam bidang makanan tentunya sebagai pebisnis pemula akan mempelajari terlebih dahulu produk yang dijual, berbagai cara untuk belajar dari sharing, baca buku, dan menonton pebisnis lain yang sudah bergerak dibidang itu terlebih dahulu.

Berbicara mengenai pemikiran yang asal membangun menjadi salah dalam bisnis. Alasan mengapa pemikiran asal membangun menjadi salah, karena dengan di dunia digital sekarang membangun bisnis adalah hal yang mudah dapat dibantu dengan adanya teknologi. Era digital membuat pasar semakin sengit tetapi mempunyai efek negatif dari pembangunan yaitu membangun menjadi mudah membuat pebisnis pemula tidak berpikir untuk mempertahankan bisnisnya dan menyebabkan beberapa bisnis tidak dapat bersaing di pasar yang akhirnya bangkrut. Menurut data dari CB Insight Sebanyak 35% bisnis tutup karena tak dibutuhkan pasar. Kemudian, ada 20% bisnis yang tutup karena kalah berkompetisi . Jikalau melihat kejadian secara langsung bisa dilihat dari toko-toko kecil yang masih menggunakan pencatatan manual yang membuat arus kas tidak tercatat dengan baik. Ini merupakan salah satu contoh kekurangan ilmu untuk mempertahankan bisnis tetapi memiliki pemikiran asal membangun.

Seperti pada tahun 2012 perusahaan Kodak merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kamera. Perusahaan tersebut bangkrut karena tidak menciptakan produk baru, lambat berinovasi dengan produk kamera analog, sedangkan pada saat itu perusahaan lain menjual produk kamera digital. Kodak merupakan contoh nyata dari pebisnis yang tidak memperhitungkan mengenai mempertahankan bisnis. Faktor internal dan faktor eksternal termasuk dalam mempertahankan bisnis maka dari itu membutuhkan ilmu yang cukup. Hal mempertahankan bisnis seringkali tidak diperhitungkan dengan baik padahal mempunyai dampak yang besar bagi sebuah bisnis baru.

Pebisnis yang memikirkan masalah pembangunan dan mempertahankan bisnisnya dapat membuat bisnisnya menjadi sebuah telur emas. Gojek merupakan bisnis yang memikirkan kedua aspek tersebut yang menjadikan Gojek salah satu bisnis yang berhasil. CEO PT Goto Gojek Indonesia Kevin Aluwi mengatakan pendapatan selama 2021 sebesar Rp 249 triliun atau setara dengan 1,5 % dari PDB, Angka ini sangat signifikan karena dari satu perusahaan saja, meningkat 60% dibandingkan 2019-2020. “Ekosistem Gojek berhasil membantu pemulihan ekonomi melalui peningkatan pendapatan mitra hingga Rp 66 triliun dari 2020 ke 2021. Contoh tersebut merupakan hasil dari pemikiran pebisnis jika diubah kearah yang tepat yang dapat membuat pebisnis pemula menjadi pebisnis sukses.

Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan masalah yang disebabkan jika pemikiran untuk mempertahankan bisnis di kesampingkan akan membuat bisnis cepat bangkrut. Pebisnis pemula tidak hanya memikirkan tentang membangun bisnis tetapi juga memikirkan mempertahankan bisnis tersebut. Untuk mencegah bisnis bangkrut sebagai pebisnis pemula harus lebih memikirkan mempertahankan bisnis dibanding membangun bisnis. Hal ini sangat penting dipelajari karena dapat membantu pebisnis pemula untuk tidak melakukan kesalahan dalam hal berpikir. Maka dari itu pebisnis pemula mempunyai tugas untuk mempelajari tentang mempertahankan bisnis karena itu yang menentukan bisnisnya menjadi sukses atau tidak.

Daftar Pustaka
Dewi R.I. 07 Juni 2022. CNBC INDONESIA. Pendiri Gojek Kevin Aluwi Kantongi Triliunan dari Saham GoTo. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20220607071055-37-344824/pendiri-gojek-kevin-aluwi-kantongi-triliunan-dari-saham-goto
Londen. N. I. 2007. Orang “Bodoh” Lebih Cepat Sukses. https://books.google.co.id/books?id=expbDwAAQBAJ&pg=PA41&lpg=PA41&dq=%22%E2%8
0%9C
Indonesia. D. I. 14 Juni 2022. Teknologi Bisnis. Data Penyebab Startup Bangkrut & Anjloknya Pendanaan Modal Ventura. https://teknologi.bisnis.com/read/20220614/266/1543389/data-penyebab-startup-bangkrut-anjloknya-pendanaan-modal-ventura

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *