Media Parahyangan

Menulis Untuk Indonesia

Saat Pelaku Kekerasan Seksual Diberi Nafas oleh Klub

4 min read

CUMBERNAULD, SCOTLAND - MAY 06: Clyde's David Goodwillie warms up before a Scottish League One match between Clyde and East Fife at Broadwood Stadium, on May 06, 2021, in Cumbernauld, Scotland. (Photo by Ross MacDonald/SNS Group via Getty Images)

David Goodwillie saat berseragam Raith Rovers.
Sumber: CNN News

OLAHRAGA, MP—Transfer musim dingin ini publik sepakbola Inggris Raya dikejutkan oleh salah satu klub kasta bawah asal Skotlandia yaitu Raith Rovers. Pasalnya, klub ini melakukan pembelian kontroversial yang menghebohkan jagat Skotlandia dan keseluruhan Inggris Raya karena klub tersebut membeli David Goodwillie yang merupakan seorang pelaku kekerasan seksual.

David Goodwillie terlibat dalam kasus pemerkosaan dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan pada tahun 2016 dan harus membayar denda 100 ribu pounds kepada korban, sehingga Goodwillie tidak dijatuhkan hukuman pidana.

Sebenarnya kejadian pemerkosaan tersebut terjadi pada tahun 2011 ketika Goodwillie masih bermain untuk Dundee United, bersama rekan setimnya David Robertson. Mereka memerkosa korban yang waktu itu berusia 24 tahun di sebuah apartemen di Armadale, Lothian Barat. Tetapi, korban tidak berhasil menuntut Goodwillie dan rekannya karena dianggap buktinya tidak kuat, sehingga keduanya bebas dari jeratan hukuman.

Kasus Kekerasan Seksual Pemain Bola Sedang Menjadi Perbincangan Hangat di Inggris Raya

Pembelian ini juga semakin kontroversial karena kasus kekerasan seksual lainnya yang sedang hangat di bicarakan pada kalangan pegiat sepakbola Inggris Raya.

Kasus tersebut adalah kekerasan seksual yang dilakukan oleh pemain Manchester City Benjamin Mendy dan pemain Manchester United Mason Greenwood.

Kasus yang terjadi pada Benjamin Mendy adalah pemerkosaan dan setiap waktunya korban terus bertambah, sehingga Mendy harus disanksi Manchester City dan ditahan di penjara.

Kemudian kasus Greenwood juga menjadi topik hangat baru-baru ini yang melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya. Kedua pemain asal klub Manchester tersebut sudah disanksi oleh klubnya masing-masing.

Berbeda dengan kasus yang dilakukan David Goodwillie yang masih bebas bermain sebelum dibeli oleh Raith Rovers. Dari tahun 2016-2022, Goodwillie bermain untuk Plymouth Argyle sebanyak 16 penampilan dan Clyde sebanyak 140 penampilan. Hal ini disebabkan karena David Goodwillie sudah membayar denda 100 ribu pounds kepada korban, sehingga bebas dari hukuman pidana.

Protes Berdatangan Terhadap Klub

Berdasarkan fakta tersebut, Raith Rovers dikecam oleh banyak pihak terutama suporter sepakbola Skotlandia bahkan suporter Raith Rovers sendiri juga mengecam pembelian pemain yang menjadi tersangka kasus pemerkosaan pada tahun 2016 silam.

Salah satu pendukung Raith Rovers, Val McDermid yang merupakan penulis novel kriminal terkenal di Skotlandia juga mengecam pembelian tersebut dan menarik dukungannya terhadap klub yang selama ini di dukung.

“Pagi ini saya telah mengakhiri dukungan seumur hidup saya kepada Raith Rovers atas penandatanganan pemerkosa David Goodwillie,” melalui tweet nya di Twitter.

“Saya telah membatalkan sponsor kaus musim depan atas langkah menjijikkan dan tercela ini,” timpalnya. “Ini menghancurkan klaim apa pun sebagai komunitas atau klub keluarga.”

“Goodwillie tidak pernah mengungkapkan sedikit pun penyesalan atas pemerkosaan yang dia lakukan. Kehadirannya di Starks Park adalah noda di klub,” “Saya juga akan merobek tiket musiman saya.”

“Ini adalah patah hati bagi saya dan banyak penggemar lainnya, saya tahu,” jelasnya.

Banyak pihak yang menyetujui ungkapan kekecawaan Val McDermind terutama kapten tim wanita, politisi, pendukung, dan aktivis perempuan.

Rape Crisis Scotland yang merupakan badan yang bergerak dalam mengampanyekan perlawanan terhadap kekerasan perempuan juga mengecam tindakan yang dilakukan klub untuk membeli David Goodwillie.

“Kami terkejut dan sangat kecewa bahwa Raith Rovers dengan senang hati mengirimkan pesan yang jelas untuk mengabaikan para penyintas pemerkosaan dan kekerasan seksual dengan menandatangani David.”

“Pada dasarnya-meskipun tampaknya Raith FC tidak setuju-kehidupan wanita lebih penting daripada bakat atau karier pria. Pesepakbola adalah panutan-terutama bagi kaum muda-dan tidak apa-apa memiliki seseorang di posisi ini yang telah ditemukan oleh seorang senior. Hakim untuk menjadi pemerkosa,”

“Kami bertanya-tanya apakah mereka yang mengambil keputusan ini berpikir sejenak tentang bagaimana kelihatannya atau perasaan para penyintas harus menyaksikan seseorang yang dinilai telah melakukan pemerkosaan dirayakan dan diberi tepuk tangan,” tulis pernyataannya.

Tetapi, tanggapan yang diberikan oleh petinggi klub terhadap pembelian tersebut sangat diluar dugaan. Menurut petinggi klub pembelian ini dilakukan dengan tujuan sepakbola. Pernyataan tersebut dinilai tidak memerhatikan perasaan korban ataupun korban kekerasan seksual lainnya yang mengalami hal serupa.

Sponsor Mulai Menarik Diri

Setelah pernyataan tersebut dikeluarkan oleh petinggi klub, banyak sponsor yang mulai menarik diri karena kecewa dengan keputusan yang dikeluarkan oleh klub. Sponsor tersebut tidak mau diasosiasikan dengan klub yang membeli pelaku kekerasan seksual.

Paul Farley, pendiri Tag Games yang menjadi sponsor utama Raith Rovers juga menarik diri dan tidak akan memperpanjang kerjasamanya dengan klub.

Kapten tim wanita Raith Rovers, Tyler Rattray juga turut menunjukkan kekecewaannya dengan mengundurkan diri dari tim wanita karena kecewa dengan keputusan klub dan masih banyak lagi dukungan atau sponsor yang memutuskan dukungannya Raith Rovers akibat pembelian blunder yang dilakukan oleh klub.

Tentu saja dengan penarikan dukungan ini akan memengaruhi klub, mengingat Raith Rovers berkompetisi di kasta bawah Skotlandia sehingga dana yang diperoleh juga tidak banyak.

Suporter Raith Rovers juga harus menerima kenyataan pahit yang dilakukan oleh klub. Walaupun pihak klub sudah meminta maaf dan berjanji tidak akan memainkan David Goodwillie, klub harus menerima kenyataan bahwa David Goodwillie akan tetap digaji sesuai kontrak yang sudah ditandatangani.

Penulis: Rulih Adi Setia

Editor: Muhammad Rizky

Leave a Reply

Your email address will not be published.