Media Parahyangan

Menulis Untuk Indonesia

Verstappen Berhasil Meruntuhkan Dominasi Hamilton Melalui Keajaiban

3 min read

ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - DECEMBER 12: Race winner and 2021 F1 World Drivers Champion Max Verstappen of Netherlands and Red Bull Racing celebrates on the podium during the F1 Grand Prix of Abu Dhabi at Yas Marina Circuit on December 12, 2021 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Kamran Jebreili - Pool/Getty Images)

Max Verstappen clinches the World Championship after a controversial race  in Abu Dhabi
Verstappen Berada di Podium Tertinggi Setelah Berhasil Menjuarai GP Abu Dhabi 2021
Sumber: Twitter Red Bull Racing F1 Team

INTERNASIONAL, MP – Max Verstappen berhasil mengunci gelar juara dunianya pada GP Abu Dhabi (12/12) lalu dengan overtake di lap terakhir yang sangat dramatis. Gelar ini merupakan gelar juara dunia pertama milik Verstappen, sekaligus menghentikan dominasi Lewis Hamilton yang menjuarai kompetisi ini selama 4 tahun berturut-turut dari 2017 hingga 2020 lalu.

Musim 2021 ini menjadi salah musim terbaik bagi penggemar balap Formula 1 atau F1 sebab akhirnya ada satu pembalap yang berhasil menjuarai musim di luar dari pembalap Mercedes yang mendominasi F1. Pembalap di luar Mercedes terakhir yang menjuarai musim kompetisi adalah Sebastian Vettel saat masih membalap untuk tim Red Bull 8 musim silam.

Verstappen berhasil finis di urutan pertama pada GP Abu Dhabi kemarin, satu tingkat di atas Hamilton. Sebelum race, kedua driver ini memiliki poin yang sama yakni 369.5 poin sehingga menjadikan GP Abu Dhabi menjadi GP penentu gelar juara F1 2021.

Awal balap, Verstappen berada di urutan pertama di grid, sebelum akhirnya dirinya bersenggolan dengan Hamilton di tikungan 6 pada lap pertama yang membuat Hamilton keluar lintasan. Hamilton kemudian kembali masuk ke lintasan dengan memotong tikungan yang mengubah situasi di mana dirinya menjadi di depan Verstappen. Sempat menuai pro dan kontra, namun FIA yang menjadi ‘juri’ dalam ajang balap ini tidak melakukan investigasi apa pun terkait insiden ini dengan menilai tidak ada pelanggaran yang terjadi. Selanjutnya, Hamilton dengan mobilnya yang memang lebih kencang dari mobil Verstappen, mendominasi battle ini dengan selalu berada di depan Verstappen.

Satu hal yang menarik, rekan se-tim Verstappen, Sergio Perez, turut berperan dalam keberhasilan Verstappen menjuarai musim ini. Perez yang sempat memimpin jalannya balapan menjadi aktor utama dalam “Plan B”, strategi di mana Perez yang sempat berada di urutan pertama balapan bertahan menahan Hamilton agar tidak bisa memaksimalkan lap time. Verstappen yang berada di belakang mereka pun sukses memangkas selisih waktu. Namun demikian, Verstappen tetap tidak berhasil mengejar ketertinggalannya dari Hamilton, terlebih saat Perez berhenti di pit stop dan kemudian mengalami masalah pada mobilnya. Hamilton semakin mengungguli Verstappen dengan selisih waktu 10 detik hingga di awal lap 54.

Keajaiban muncul pada akhir lap 54 atau 4 lap sebelum bendera finis dikibarkan. Pembalap William, Nicolas Latifi, menabrak pagar pembatas hingga mobilnya melintangi lintasan yang mengakibatkan bendera kuning dikibarkan dan Safety Car diturunkan. Jarak antara Hamilton di urutan pertama yang awalnya terpaut cukup jauh dengan Verstappen menjadi berkurang secara drastis. Selama Safety Car diturunkan, Verstappen masuk ke pit stop untuk mengganti ban dengan tipe yang lebih kencang, di sisi lain Hamilton menolak utuk masuk ke pit dan tetap menggunakan ban lamanya.

Dengan 5 mobil overlapped di antara Hamilton dan Verstappen, hal ini sebenarnya memberikan keuntungan lebih kepada Hamilton karena sangat sulit bagi Verstappen untuk melewati mobil-mobil tersebut sebelum berada tepat di belakang Hamilton. FIA awalnya tidak mengizinkan 5 mobil tersebut untuk melakukan unlap, hingga akhirnya FIA meminta agar 5 mobil tersebut melewati Safety Car dan unlapping diri mereka sendiri.

Puncak ketegangan berada di lap terakhir saat Safety Car meninggalkan lintasan. Verstappen yang berada wheel-to-wheel dengan Hamilton langsung memberikan perlawanan. Dalam hal ini Verstappen diunggulkan dengan ban yang lebih cepat dan lebih baru dan Hamilton tidak bisa berbuat banyak dengan ban tuanya tersebut. Verstappen akhirnya finis di urutan pertama, unggul 2,256 detik di depan Hamilton.

Kemenangan di GP Abu Dhabi sekaligus menjadi penentu juara dunia F1 musim 2021 ini menjadi sesuatu yang fresh dari ajang balap F1. Dominasi yang berhasil dipegang oleh Mercedes sejak 2013 menjadikan F1 terasa semakin membosankan.

Penulis: Muhammad Rizky

Editor: Hanna Fernandus

Leave a Reply

Your email address will not be published.