Yayasan Belum Memikirkan Solusi Terkait Bising dari Dampak Pembangunan

Suasana pembongkaran  Gedung Serba Guna (GSG) sudah sampai pengerukan untuk pembangunan basement setinggi tiga lantai berdasarkan wawancara MP bersama Triweko pada 14 November 2014. Berdasarkan wawancara pembangunan tahap I ini akan selesai pada bulan Desember atau Januari 2015. Suasana pembongkaran Gedung Serba Guna (GSG) sudah sampai pengerukan untuk pembangunan basement setinggi tiga lantai berdasarkan wawancara MP bersama Triweko pada 14 November 2014. Berdasarkan wawancara pembangunan tahap I ini akan selesai pada bulan Desember atau Januari 2015.

STOPPRESS MP, UNPAR – Pembangunan gedung baru PPAG tahap 2 yakni perubuhan gedung 4 dan 5 menimbulkan permasalahan terkait kebisingan yang akan ditimbulkan. Menanggapi hal tersebut, Yayasan akui belum memikirkan solusi pa yang akan dilaksanakan menghadapi dampak tersebut. 

“Sampai saat ini belum terpikir, kami masih dalam proses pemikiran akan menggunakan metode apa,” ujar Iwan Supriadi selaku ketua Yayasan Unpar terkait perubuhan gedung 4 dan 5 yang akan menimbulkan kebisingan pada Jumat (4/12) dalam dialog bersama yayasan di Gedung Rektorat Lantai 2.

“Nanti yang akan lebih bising lagi pada saat pemotongan keramik, mungkin akan diberikan ruangan kedap suara khusus untuk pemotongan keramik,” ujar Iwan sebagai salah satu solusi meminimalisir kebisingan.

Terkait perubuhan gedung 4 dan 5 disampaikan Iwan akan dilaksanakan tahun depan saat kebutuhan mahasiswa untuk pengadaan ruang sementara bagi mahasiswa teknik sudah terpenuhi.

Tanggapan yang berbeda disampaikan oleh Paulus selaku perwakilan dari yayasan. Menurutnya untuk meminimalisir kemungkinan bising yang ditimbulkan akibat pembongkaran gedung 4 dan 5 akan dilaksanakan menyesuaikan kalender akademik. “Rencananya pembongkaran akan dilakukan pada saat mahasiswa libur, sehingga tidak akan menggangu ujian” ujarnya.

Pertanyaan mengenai salah satu dampak dari pembangunan yaitu bising disampaikan oleh Unggul Fajar (FH 2012). Hal serupa disampaikan oleh Leo Pangaribuan (FH 2012) terkait kebisingan, “masalah bising sulit diatasi, ujian terganggu karena bising.”

 

VERONICA DWI LESTARI

 

Related posts

*

*

Top