WISSEMU, Tim Pendaki Perempuan Pertama ke Tujuh Puncak Dunia

Upacara pelepasan tim pendaki WISSEMU yang dilaksanakan di Wind Tunnel Unpar, Rabu (6/5). dok. MP Upacara pelepasan tim pendaki WISSEMU yang dilaksanakan di Wind Tunnel Unpar, Rabu (6/5). dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala Unpar (WISSEMU) menjadi tim pendaki perempuan Indonesia pertama yang akan mendaki tujuh puncak dunia. Beranggotakan tiga mahasiswi jurusan Hubungan Internasional FISIP Unpar ini siap mendaki Gunung Elbrus (Russia) dan Kilimanjaro (Afrika) pada tanggal 8 sampai 29 Mei 2015.

“Setelah latihan fisik dan mental secara rutin, kami siap untuk melakukan pendakian selama 21 hari kedepan,” kata Fransisca Dimitri (HI 2011) selaku ketua tim pendakian saat ditemui seusai press conference di Operational Room Gedung Rektorat. Selain fisik dan mental menurutnya pengetahuan sangat diperlukan untuk dapat mengetahui medan pendakian.

Kendala yang akan dihadapi saat mendaki tidak mudah, beberapa faktornya adalah kondisi gunung di Indonesia dan gunung di benua lain berbeda, ketinggian ekstrim, dan menyangkut keselamatan nyawa. “Namun dengan dukungan keluarga dan teman-teman kami siap untuk melakukan pendakian,” ujarnya.

Tujuan awal pendakian pertama telah dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2014 di puncak Cartenz Papua sembari memperbaharui tali pengaman di gunung tersebut. Gunung Elbrus (Russia) dan Kilimanjaro (Afrika) akan menjadi tujuan pendakian selanjutnyan pada tanggal 8 – 29 Mei 2015.

Setelah pendakian kedua gunung Elbrus dan Kilimajarotim WISSEMU akan melanjutkan pendakian selanjutnya diataranya adalah Puncak Denali, gunung Vinson Massif, gunung Aconcagua, dan gunung Everest.

Sebelumnya pada Rabu (6/5) telah dilaksanakan upacara pelepasan tim pendaki di Wind Tunnel Unpar yang dihadiri oleh jajaran Rektorat, perwakilan Gubernur Jawa Barat, serta tamu undangan.

KRISTIANA DEVINA, VERONICA DWI LESTARI

Related posts

*

*

Top