Wakil Rektor III : Dasar Pencabutan Status Keanggotaan UKM Adalah Wewenang WR III

Spanduk Larangan Merokok yang dipasang di Tembok KKBM (sebelum dibongkar) / dok. MP Spanduk Larangan Merokok yang dipasang di Tembok KKBM (sebelum dibongkar) / dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – Menurut Wakil Rektor (WR) III, Paulus Sukapto, setiap pimpinan memiliki hak dan tanggung jawabnya sendiri. Perihal kebijakan pencabutan status keanggotaan Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) terhadap mahasiswa yang merokok di sekretariat UKM dianggap sebagai wewenang yang dimiliki WR III.

“Itu subsidiaritas, rektor punya hak kemudian WR III juga punya hak. Semua punya hak jadinya. Maksudnya, masing-masing WR itu punya fungsi hak dan tanggung jawab,” ujar Paulus Sukapto selaku Wakil Rektor III ketika ditemui sehabis mengajar Metodologi Penelitan Teknik Industri (MPTI) pada Jumat (13/2) lalu.

Berbeda halnya dengan Rektor Unpar, Mangadar Situmorang menganggap setiap UKM memiliki code of conduct masing-masing. Menurutnya, terkait peraturan merokok tersebut sebaiknya dikembalikan ke masing-masing UKM. Meskipun demikian, ia juga menjelaskan bahwa WR III mungkin memiliki argumentasi sendiri. “Ya, saya katakan ke Pak Kapto ya dikembalikan ke unit masing-masing. Di sana ada code of conduct, ada aturan masing-masing dan masing-masing punya tingkatannya,” ujarnya.

Selain itu, Mangadar juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut bisa saja diterapkan terutama jika UKM yang bersangkutan tidak memilikinya dalam peraturan UKM tersebut. “Kalau tidak ada bearti ada aturan lain yang bisa diterapkan,” ucapnya.

Kemudian ketika ditanyai ada atau tidaknya perihal pencabutan keanggotaan UKM dalam Surat Keputusan (SK) tentang peraturan merokok, Mangadar menolak memberi keterangan lebih lanjut. “Saya kira Anda sudah tahu. Jadi ya sudah,” tutur Mangadar.

Baca: Tertangkap Merokok, Wakil Rektor III Ancam Coret Keanggotaan UKM

Sebelumnya, Wakil Rektor III memutuskan untuk mencabut status keanggotaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bagi mahasiswa yang kedapatan merokok di sekretariat UKM yang bersangkutan. Pencabutan status keanggotaan tersebut ditujukan sebagai sanksi tegas pihak rektorat terkait penegakan peraturan merokok.

JAMIE WIJAYA HALIM | VINCENT FABIAN THOMAS

Related posts

One Comment;

*

*

Top