Voice From The East (VOTE) : Bentuk Keprihatinan Bagi Ketidakadilan di Indonesia Timur

STOPPRESS MP, UNPAR –Sinnal Blegur   salah seorang perwakilan dari LSM FOKER yang tergabung dalam gerakan VOTE, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk keprihatinan pada berbagai masalah sosial, politik, budaya dan HAM yang terjadi di Indonesia Timur. Gerakan VOTE sendiri terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan baik di kota-kota besar maupun di Indonesia Timur.

Sinnal Blegur (kanan)

Kick off kita ada pada acara besar nanti pada 14 april di Yogyakarta. Sebelum itu kita akan mengisi diskusi dan sosialisasi di 10 universitas, 5 di Jakarta, 1 di Bandung dan 4 di Yogyakarta,” ungkap Sinal.

Di Bandung, salah satu rangkaian VOTE (Voice From The East) diselenggarakan di Kampus Unpar, tepatnya di Plasa Hukum, Rabu (27/3). Acara yang diselenggarakan atas kerjasama antara gerakan kampanye sosial VOTE dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum(HMPSIH).

”Setelah berhasil merangkul pihak-pihak dari Indonesia Barat dan menimbulkan kesadaran pada masyarakat, baru kita langsung terjun ke daerah-daerah di Indonesia Timur sebagai bukti nyata keterlibatan kami dan juga untuk menggali fakta-fakta lebih dalam untuk merealisasikan mimpi kami akan Indonesia timur yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Selain kegiatan sosialisasi dan diskusi di universitas-universitas. Gerakan VOTE juga terus diteriakan di setiap konser musik musisi-musisi yang tergabung di dalamnya dan juga melalui jejaring sosial  seperti facebook dan twitter.

“Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak termasuk dari mahasiswa. Kami optimis karena kami melakukannya lewat budaya, tidak dengan cara yang represif” tutupnya.

(Charlie Echon /Kania M)

Tags ,

Related posts

*

*

Top