UNPAR Akhirnya Adakan Penyuluhan Hepatitis A

STOPPRESS, UNPAR (Rabu-2/11)- Pihak rektorat akhirnya menyelenggarakan penyuluhan hepatitis A dan pencegahannya terkait
merebaknya wabah hepatitis A dikalangan mahasiswa dan warga di sekitar kampur UNPAR, Ciumbuleuit. Penyuluhan yang diberikan untuk mahasiswa dan karyawan UNPAR ini dilaksankan di ruang Audio Visual FISIP UNPAR.

Pada sesi yang diberikan, dr. Handoko dari Rumah Sakit Santo Borromeus, Bandung , menjelaskan mengenai bagaimana wabah hepatitis A dapat terjangkit dalam tubuh korban dan bagaimana pencegahan efektif dapat dilakukan oleh para mahasiswa. Dr. Handoko menyatakan, “Penyebaran virus hepatitis A ini sudah menjadi outbreak, kasus luar biasa, yang harus dicegah bukan hanya dengan penyuluhan, tetapi juga dengan investigasi mendalam di lingkungan sekitar”.

Pencegahan terjangkitnya virus dalam tubuh dapat dilakukan terutama dengan cuci tangan yang benar dan bersih. Hal ini turut ditegaskan oleh Lemeria S. Pardede S.Kep dari INOS Bandung yang juga menjadi salah satu nara sumber yang hadir pada penyuluhan. “Cuci tangan yang benar dan bersih merupakan salah satu senjata utama dalam pencegahan terjangkitnya diri kita dari virus hepatitis A”, ungkap Lemeria.

Selain kedua nara sumber, hadir pula dr. Deborah dari Dinas Kesehatan Bandung yang ikut menjelaskan mengenai upaya yang telah dijalankan pemerintah dalam menindaklanjuti endemis hepatitis A di wilayah Ciumbuleuit. Sampai berita ini diturunkan, menurut pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan kota Bandung, terdapat 39 mahasiswa yang sudah sembuh dari hepatitis A dan ada 40 korban hepatitis A lainnya yang masih dirawat di rumah sakit.

Sesi penyuluhan berlangsung dari pukul 9.30 pagi dan berakhir pada pukul 12.30 siang dengan sesi tanya jawab yang diikuti oleh para
mahasiswa, karyawan UNPAR, dan juga para orang tua dari mahasiswa.

(Shafira Ayunindya)

Related posts

*

*

Top