Trump dan Tembok Meksikonya

Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto (Kiri) dan Trump (kanan) bertemu dalam konferensi pers gabungan di Mexico City pada Agustus 2016 sebelum Trump terplih sebagai presiden Amerika Serikat. Dok/npr.org Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto (Kiri) dan Trump (kanan) bertemu dalam konferensi pers gabungan di Mexico City pada Agustus 2016 sebelum Trump terplih sebagai presiden Amerika Serikat. Dok/npr.org

INTERNASIONAL, MP – Presiden Meksiko, Enrique Pena Nieto, memutuskan untuk membatalkan kunjungannya ke Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi setelah Trump menyarankan bahwa kunjungan Nieto tidak akan membuahkan apapun apabila Meksiko tidak memberikan biaya sebanyak 12-15 milyar dolar AS untuk tembok yang akan dibangun di perbatasan Meksiko dan AS.

Pembangunan tembok sepanjang 3.200 km ini memang telah menjadi salah satu agenda sorotan dalam kampanye Trump yang kini telah menjadi Presiden AS. Trump juga bersikeras bahwa Meksiko akan membayar seluruh biaya dari pembangunan tembok tersebut. Ia juga mempercayai bahwa pada akhirnya seluruh biaya yang dikeluarkan Meksiko akan dikembalikan lagi oleh AS dari transaksi-transaksi dan hubungan kedua negara.

Opsi terbaru yang diberikan Trump adalah pemberian pajak sebesar 20% terhadap barang-barang Meksiko yang ada di AS sehingga Meksiko secara tidak langsung akan membayar pembangunan tembok ini dengan jumlah sekitar 10 milyar dolar AS setiap tahunnya.

Meksiko sendiri juga bersikeras bahwa mereka tidak ingin membayar biaya untuk pembangunan tembok di perbatasan kedua negara yang bersangkutan. “Saya menyesalkan dan tidak menyetujui keputusan AS untuk tetap membangun tembok yang telah menjauhkan hubungan kedua negara.” ujar Presiden Nieto.

Salah satu cuitan Twitter Donald Trump pada 26 Januari 2017 lalu. Dok/Huffington Post

Salah satu cuitan Twitter Donald Trump pada 26 Januari 2017 lalu. Dok/Huffington Post

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perdebatan ini pun pada akhirnya berujung pada saran Trump agar Nieto membatalkan kunjungannya karena dianggap akan tidak menghasilkan apa-apa. Hal itu terjadi lantaran Meksiko dianggap tidak menghormati keputusan AS. Saran ini juga secara eksplisit di sampaikan dalam akun Twitter Trump.

Perdebatan itu pun menghasilkan keputusan pemerintah Meksiko untuk membatalkan kunjungan Nieto minggu depan ke AS, terutama karena tekanan dari masyarakat Meksiko sendiri yang meminta Nieto untuk menangani Trump dengan strategi yang lebih tepat.

BBC News World | Al Jazeera | Huffington Post | The Guardian | TANYA LEE

Related posts

*

*

Top