Triweko: Larangan Merokok Sudah Menjadi Perintah Undang-Undang

STOPPRESS MP, UNPAR – Sehubungan dengan diturunkannya peraturan larangan merokok oleh rektorat, per-30 Juni 2014 lalu Unpar telah ditetapkan sebagai kawasan “Kampus bebas asap rokok”. Hal tersebut dijadikan salah satu pokok bahasan dalam forum “Temu Rektor” yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) pada Selasa (1/07).

Terkait pemberlakuan larangan merokok bagi kampus diakui Robertus Wahyudi Triweko selaku Rektor Unpar  sudah menjadi keinginannya sejak lama. Namun, adanya berbagai pertimbangan menjadikan berlakunya kebijakan larangan merokok tersebut menjadi terhambat. “Sudah sejak lama hingga kita menyadari bahwa larangan merokok ini sudah menjadi perintah undang-undang,” ujar Triweko.

Peraturan yang bersumber pada UU no 36 tahun 2009 tentang Kesehatan ini menurut Triweko juga menyebutkan kawasan pendidikan sebagai kawasan bebas asap rokok. “Kita sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terhormat harus memiliki kesadaran untuk mewujudkan kawasan bebas asap rokok,” katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Laurentius Tarpin selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni terkait lembaga pendidikan sebagai kawasan bebas asap rokok. “Tuntutannya adalah bagaimana kita meningkatkan kesadaran tentang ruang lingkup yang sehat untuk mendukung kualitas hidup kita,” ucap Tarpin.

“Kita ingin mewujudkan kawasan kampus Unpar sadar lingkungan, dalam arti siapapun yang berada di kampus ini hendaknya memahami tenang konsep-konsep lingkungan dan dapat menerapkannya,” kata Triweko terkait harapannya terhadap berlakunya kebijakan tersebut.

Selain membahas mengenai diberlakukannya kebijakan larangan merokok, pada forum “Temu Rektor” ini mahasiswa diberikan kesempatan juga untuk berpendapat mengenai rencana pembangunan gedung baru Unpar.

VERONICA DWI LESTARI

Related posts

*

*

Top