Tiga Mahasiswa Teknik Sipil Terobos Barisan Panitia SIAP Gabungan

Kegiatan Inisiasi dan Adaptasi yang diselenggarakan di depan Gedung Rektorat. dok/ PM UNPAR. Kegiatan Inisiasi dan Adaptasi yang diselenggarakan di depan Gedung Rektorat. dok/ PM UNPAR.

STOPPRESS MP, UNPAR – Peralihan Inisiasi dan Adaptasi (SIAP) gabungan ke fakultas mengalami gangguan. Gangguan itu disebabkan adanya pihak yang menerobos barisan panitia SIAP gabungan. Menurut seorang mahasiswa 2015 ia mendengar suara teriakan dibarengi dengan sirine.

“Di segitiga rektorat tiba-tiba, saya mendengar suara teriakan dan segera mencoba melihat kebawah sedang terjadi apa. Ternyata terdapat tiga mahasiswa Sipil menerobos barisan dan mereka memanggil mahasiswa baru Sipil dari depannya langsung,” ucap Bhareno Ajisaputra B. (HI 2012) selaku Menteri Dalam Negeri (Mendagri) saat ditemui di pohon Hukum pada Minggu (16/8).

Menurut pria yang akrab disapa Bhareno, penerobosan itu merupakan bentuk pelanggaran perjanjian yang telah dibuat pada hari Senin (11/8) malam lalu tentang prosesi penjemputan mahasiswa Teknik Sipil 2015. Berdasarkan isi perjanjian, pihak Teknik Sipil tidak diperkenankan menjemput langsung mahasiswa Teknik Sipil 2015, namun mereka akan diarahkan oleh mentor gabungan menuju barisan panitia SIAP Teknik Sipil. Di samping itu, pihak Teknik Sipil diperbolehkan membentuk barisan dengan batas pos valet agar tidak terlihat mahasiswa 2015. Baik pembunyian sirine maupun pengibaran bendera juga disepakati dilakukan saat peralihan berlangsung.

Berdasarkan keterangan Bhareno, pihak Teknik Sipil menginginkan agar penjemputan tidak dilakukan oleh mentor SIAP gabungan, melainkan langsung oleh Ketua Angkatan 2014. Adapun, prosedur awal yang ditawarkan berupa pengantaran oleh mentor SIAP gabungan sampai batas barisan Teknik Sipil.

Selain itu, ketika ditanya apa yang terjadi pada prosesi tersebut, seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 2015 berinisial ‘S’ menuturkan bahwa dari posisi tengah barisan, ia mendengar suara teriakkan dan sirine. “saya lupa, hanya yang saya dengar ‘mulai dari lo!’ seperti itu saja, kemudian terdengar suara sirine dan beberapa orang berargumen, tapi tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan,” ucapnya.

Terkait insiden tersebut sampai berita ini dimuat, pihak Teknik Sipil enggan memberikan keterangan terkait insiden yang terjadi pada Rabu (12/8). Adapun, setelah insiden ini terjadi perwakilan dari pihak Teknik Sipil, pihak Lembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM), panitia SIAP Gabungan dipanggil untuk mediasi bersama perwakilan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), Satpam, dan Biro Sarana dan Prasarana (BSP).

Sebelumnya pihak MPM telah menggelar investigasi sejak Selasa (18/8) terkait insiden yang dilakukan pada INAP tersebut. Dengan mengumpulkan beberapa bukti diantaranya adalah rekaman video dan keterangan saksi.

VINCENT FABIAN THOMAS

Related posts

*

*

Top