Terjadi Kasus Pelecehan Seksual, Manajemen EZ Parking: Pelaku Dalam Kondisi Mabuk

Gerbang Depan parkir motor EZ Parkir  Unpar Gerbang Depan parkir motor EZ Parkir Unpar

STOPPRESS, MP – Jumat, 17 November 2017, terjadi pelecehan seksual di parkir valet B2 gedung 9 Universitas Katolik Parahyangan yang menimpa mahasiswi FISIP berinisial NF. Saudari NF mengaku kunci mobil miliknya ditahan oleh pelaku agar ia tidak bisa pergi, setelah itu pelaku melakukan hal yang melecehkan secara verbal.

“neng sini neng, mau digendong ga atau dipeluk?” tulis NF dalam akun media sosialnya, ketika menceritakan perkataan petugas parkir yang melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Pelaku yang menurut NF adalah pegawai baru tersebut sebelumnya berusaha untuk menyembunyikan kunci mobil yang dimiliki NF.

NF pun menuliskan ketika Ia mencoba merebut kunci mobil miliknya, tangannya dipegang dan berusaha untuk dicium sang Pelaku. Setelah berhasil menguasai kuncinya, NF bergegas masuk kedalam mobil, namun pelaku tetap mengikutinya dan berkata “diadu yu ah neng!”  tulisnya.

“aku disitu udh ngerasa terhina banget beraninya ini petugas parkir melakukan hal seperti itu,” ujar NF selaku korban yang diwawancara melalui Line. Dalam postinganya di media sosial NF menghimbau bagi perempuan yang menggunakan mobil untuk berhati-hati. “jadi jangan sampe ada yang digituin lagi sama dia (red.pelaku), karena sama aja dia melecehkan secara tidak langsung,” tulisnya di media sosial

Ketika dikonfirmasi, management EZ Parking mengaku hal tersebut terjadi karena sang pelaku sedang berada dibawah pengaruh minuman beralkohol, “Jadi kronologinya ia pulang ke rumah dan datang dengan kondisi mabuk,” jelas Agres pimipinan pemberdayaan manusia EZ Parking di UNPAR .

Bukan Kejadian yang Pertama

NF yang diwawancara melalui Line juga mengatakan bahwa tindakan pelecehan seksual oleh pelaku terkait tidak hanya terjadi sekali. Berdasarkan pengakuan korban, banyak temannya yang pernah mengalami hal serupa, “Setelah aku ngepost itu banyak temen-temenku yang ternyata pernah mengalami juga namun tidak berani bercerita.” Ujar NF yang diwawancara melalui Line.

Saat pihak manajemen ditanya persoalan kejadian ini pernah terjadi sebelumnya, pihak manajemen mengaku tidak tahu dan hanya mengetahui kasus yang terjadi pada tanggal 17 November melalui media sosial, “Wah kalau itu saya tidak tahu, saya hanya tahu kasus pada hari Jumat kemarin (17/11) melalui media sosial,” kata Agres

Agres yang mewakili pihak EZ Parking di UNPAR mengakui ini merupakan kelalaian dari pihaknya. Ia juga berjanji bahwa ini akan menjadi kasus yang terakhir dan tidak akan terulang lagi. Pihak manajemen EZ Parking menyetujui bahwa rekrutmen yang lebih selektif menjadi solusi agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Agres juga memastikan bahwa pelaku akan mendapat sanksi yang berat dan tidak menutup kemungkinan untuk dikeluarkan.

 

MATTHEW ADITH SAGITO | FIQIH R PURNAMA

*Berita ini telah direvisi pada tanggal 24/11 pukul 21:42 dengan mengubah keterangan B1 gedung 10 menjadi B2 gedung 9

 

Related posts

2 Comments

  1. Justine said:

    Masih lebih baik mene parkir yg dulu, sy juga tidak lagi pernah parkir di b2 karena selalu dilecehkan secara verbal ! Pihak ez parking sudah tau dan semua rekan2 parkirnya juga melihat apa yg dia perbuat tapi tdk berbuat apa2. Tolong ya diberhentikan saja

    • Yossa said:

      Sudah dkeluarkan inni berita baru dr sebelah pihak hanya NF sedangkan suara pernaytaan terdakwa tdk dpedulikan…!!!!
      Sangksi pun tanpa prosedural..
      Dmn keadilan sosial bagi sluruh rakyat indoesia g adaa……….apalagi terdakwa makhluk tak bermateri dpandang sebelah mata dan tak punya reputasi.!!!!
      Smoga yg maha kuasa menunjukan keajaibanya tunggu hukum alam berlaku

*

*

Top